Pulang Umrah, Jemaah Kerinci Terjangkit Mers

sekitarjambi.com – Kota Jambi, Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi belum lama ini kedatangan satu orang pasien yang baru pulang dari umrah dan diduga terjangkit virus corona. Pasien pulang umrah langsung ke Kabupaten Kerinci dan langsung dirujuk ke RSUD Raden Mattaher dari rumah sakit M.H.A. Thalib Kerinci.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi, dr. Fery Kusnadi mengatakan, pasien tersebut telah dipulangkan dua hari yang lalu ke Kabupaten Kerinci karena negatif corona. Ferry membenarkan pasien tersebut sempat mendapatkan perawatan intensif di ruangan isolasi selama tiga hari.

Setelah dilakukan pengecekan, pasien tersebut dinyatakan negatif corona dan dinyatakan terjangkit virus mers. Pasien asal Kabupaten Kerinci tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan telah dipulangkan ke Kabupaten Kerinci.

Meski disebabkan oleh kelompok virus yang sama yaitu corona virus, ada perbedaan di antara covid-19 dan mers. Tidak hanya masa inkubasi penyakitnya, perbedaan kedua penyakit ini juga ada pada kecepatan penularan serta pengobatannya. Masa inkubasi adalah waktu yang diperlukan oleh kuman untuk berkembang biak di dalam tubuh seseorang hingga menimbulkan keluhan. Masa inkubasi penyakit mers adalah 2 hingga 14 hari, dan masa inkubasi covid-19 adalah 1 hingga 14 hari.

Pada derajat ringan, kedua penyakit ini dapat menyebabkan demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, lemas, sakit kepala, dan nyeri otot. Jika semakin berat gejala ketiganya dapat menyerupai pneumonia, yaitu demam, batuk parah, kesulitan bernapas, dan napas cepat. Perbedaan besar diantara kedua penyakit ini adalah covid-19, jarang disertai keluhan pilek dan keluhan pencernaan. Seperti buang air besar cair, mual, dan muntah.

Penyebaran corona virus dari hewan ke manusia sebenarnya sangat jarang, tetapi hal inilah yang terjadi pada covid-19 dan mers. Manusia dapat tertular corona virus lewat kontak langsung dengan hewan yang terjangkit virus. Mers diketahui ditularkan dari unta berpunuk, sementara pada covid-19 ada dugaan bahwa hewan yang pertama kali menularkan penyakit ini ke manusia adalah kelelawar.

Sejauh ini angka kematian akibat covid-19 tidak lebih tinggi dibandingkan mers. Angka kematian mers mencapai 37 persen, namun penularan covid-19 yang lebih cepat dibandingkan sars dan mers membuat jumlah penderita penyakit ini meningkat tajam dalam waktu singkat. (Fa)

Bagikan

228 thoughts on “Pulang Umrah, Jemaah Kerinci Terjangkit Mers

Tinggalkan Balasan

error: