Oknum Anggota Polisi Dilaporkan ke MAPOLDA Jambi Terkait Kasus Pencabulan

sekitarjambi.com – Seorang oknum polisi yang merupakan anggota Kepolisian Resor (POLRES) Tebo dilaporkan ke sarana prasana penunjang Markas Kepolisian Daerah (MAPOLDA) Jambi atas dugaan pelanggaran etik dan pidana.

Oknum anggota POLRES Tebo berinisial RDS ini dilaporkan usai diduga melakukan pencabulan kepada seorang wanita berinisial ANS (21) warga asal Bengkulu.

Kuasa hukum korban, Wisnu Eka Saputra, mengatakan bahwa korban dan pelaku saling kenal dari media sosial Instagram pada akhir tahun 2022, dimana korban bertemu untuk menonton bioskop. Hubungan keduanya makin intens dan pelaku kemudian menawarkan korban untuk bekerja sebagai honorer di Markas Kepolisian Resor (MAPOLRES) Tebo.

“Korban sempat ke Kabupaten Tebo dan kembali bertemu dengan terduga pelaku selama beberapa hari disana,” ujarnya pada Jumat (19/4/2024).

Wisnu menuturkan bahwa pada 20/5/2023, korban kembali ke Kabupaten Tebo untuk menemui pelaku. Korban yang masih berprasangka baik mau saat diajak pelaku untuk bertemu di salah satu hotel di Kabupaten Tebo.

Malam harinya, terduga pelaku minum-minuman keras di kamar hotel hingga mabuk. Karena sudah terpengaruh oleh alkohol, pelaku langsung memaksa korban untuk melakukan hubungan badan yang saat itu korban sedang bermain handphone tidak jauh dari pelaku.

“Diduga pelaku terpengaruh minuman keras atau dalam keadaan mabuk, namun malam itu karena korban melawan pelaku tidak jadi menjalankan aksinya,” tuturnya.

Tidak sampai disana, pada keesokan paginya setelah sarapan, pelaku kembali memaksa korban untuk melakukan hubungan badan. Korban yang kalah tenaga akhirnya dicabuli oleh pelaku.

“Korban sempat beberapa kali meminta pertanggungjawaban kepada pelaku bahkan datang langsung ke MAPOLRES Tebo, namun korban malah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari pelaku,” lanjutnya.

“Karena melihat terduga pelaku tidak ada inisiatif untuk bertanggung jawab, maka korban melaporkan kasus ini ke MAPOLDA Jambi.” tutupnya. (AD)

Bagikan