Dugaan Pelanggaran di TPS 1 Hamparan Rawang, Pemungutan Suara Dihentikan

sekitarjambi.com – Sungai Penuh, Kondisi TPS 1 di Desa Cempaka, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh pada 9 Desember 2020 tidak ada aktivitas pencoblosan, pasca dihentikannya pelaksanaan pemungutan suara.

Di lokasi kejadian hanya ada petugas keamanan Satpol PP, TNI, dan Polri yang berjaga. Sementara petugas KPPS tidak berada di lokasi, dan pintu TPS digembok.

Ketua Panwascam Hamparan Rawang, Eis Atrianti mengatakan, pada saat pencoblosan berlangsung, ada pemilih yang mendapatkan dua kertas surat suara untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh. Al hasil petugas mencoba memperingatkan pemilih, agar tidak memasukkan surat suara tersebut ke kotak. Namun peringatan tersebut tidak dindahkan, sehingga terjadi pelanggaran pemilu.

Jika pemungutan suara dilanjutkan, dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kericuhan. Atas kejadian tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Sungai Penuh, dan akan menindak lanjuti.

“Sampai saat ini belum dijadwalkan secara pasti pelaksanaan pemungutan suara ulang.” ungkapnya.

Sebelumnya, Bawaslu RI merilis indek kerawanan pemilu, dimana pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh menduduki peringkat kedua tingkat nasional. (Fndry)

Bagikan

8 thoughts on “Dugaan Pelanggaran di TPS 1 Hamparan Rawang, Pemungutan Suara Dihentikan

  • Desember 10, 2020 pada 7:49 am
    Permalink

    I have read so many content about the blogger lovers but this piece of writing is truly a good post, keep it up. Saidee Brodie Natelson

  • Januari 3, 2021 pada 1:02 am
    Permalink

    It is a very good useful article I like to read such articles

  • Januari 4, 2021 pada 10:15 am
    Permalink

    I read a great article with pleasure, I hope it will continue

  • Januari 6, 2021 pada 10:30 am
    Permalink

    If you are going for best contents like I do, only go to see this web page all the time because it presents feature contents, thanks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: