Gelar RAKOR HSSE dan Workshop Security Risk Assessment, PEP Pendopo Field Perkuat Sinergi Pengelolaan Risiko Keamanan

sekitarjambi.com – PT Pertamina EP (PEP) Pendopo Field menggelar Rapat Koordinasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang dirangkaikan dengan Workshop Security Risk Assessment (SRA) di The Malioboro Hotel & Conference Center Yogyakarta pada 3 – 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja, mengevaluasi capaian kinerja, sekaligus memperkuat pengelolaan risiko keamanan di lingkungan operasional PEP Pendopo Field.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Koordinasi HSSE pada Rabu (3/6/2026). Acara dibuka dengan safety briefing, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Selanjutnya peserta menerima arahan terkait prioritas program HSSE ke depan.

Superintendent HSSE Ops. PEP Pendopo Field, Darmansyah, dalam evaluasi pelaksanaan program kerja dan aspek pengamanan perusahaan, menyampaikan bahwa berbagai target yang telah ditetapkan sepanjang periode kerja berhasil direalisasikan dengan baik. Namun upaya perbaikan dan peningkatan kinerja tetap menjadi fokus utama ke depan.
“Pencapaian berbagai program kerja kita sudah terlaksana dengan baik, walaupun tetap saja masih ada hal-hal yang terus perlu kita tingkatkan untuk menjadi lebih baik lagi. Kita mendapat perhatian khusus dari manajemen terkait dengan pengamanan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh jajaran pekerja dan mitra kerja untuk terus menjaga semangat perbaikan ke depan, memperkuat kolaborasi, serta menyusun langkah mitigasi terhadap pihak-pihak atau kondisi yang berpotensi menghambat pencapaian target perusahaan.
“Kita coba untuk perbaikan terus ke depannya. Tidak lain dan tidak bukan supaya kita tidak meninggalkan banyak beban untuk berikutnya. Terus berprogres untuk menjadi lebih baik, lebih baik, dan lebih baik,” lanjutnya.

Dalam rapat tersebut, masing-masing fungsi memaparkan capaian dan evaluasi kinerja, mulai dari Enterprise Risk and Crisis Management (ERCM), Health, Safety, Environment, hingga Security. Selain itu, seluruh peserta juga mengikuti sesi diskusi guna membahas berbagai tantangan serta peluang peningkatan kinerja HSSE di lapangan. Kegiatan koordinasi ini ditutup dengan pembulatan materi dan penyusunan langkah tindak lanjut sebagai upaya memperkuat kolaborasi antar fungsi dalam mendukung target operasional perusahaan yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Memasuki hari kedua pada Kamis (4/6/2026), kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Security Risk Assessment (SRA) Rembuk Lintas Divisi Pendopo Field.

Di hari kedua pelaksanaan kegiatan, Superintendent HSSE Ops. Pendopo Field, Darmansyah, kembali mengingatkan kepada para peserta bahwa SRA merupakan metode penilaian yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi ancaman, kerentanan, serta risiko terhadap aset perusahaan.
“Kami mengajak rekan-rekan dari seluruh fungsi di Pendopo Field untuk urung rembuk SRA-nya Pendopo Field. Tujuannya untuk meminimalkan celah keamanan baik fisik, cyber, sebelum dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jadi kita ini memagari perusahaan kita, untuk tidak, atau memperkecil sekecil-kecilnya celah dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, ada empat langkah utama dalam pelaksanaan SRA, yakni identifikasi aset, analisis lanskap ancaman (threat assessment), penilaian dan evaluasi risiko, serta penyusunan strategi mitigasi. Keempat tahapan tersebut dibahas secara komprehensif dalam Workshop SRA melalui materi Identifikasi Aset, Threat Assessment, Risk Register SRA, hingga Monitoring Top Risk, sehingga para peserta dapat memahami proses pengelolaan risiko keamanan secara menyeluruh dan terstruktur.
Melalui workshop ini, para peserta diharap memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dalam mengidentifikasi ancaman, menilai tingkat risiko, serta merumuskan langkah mitigasi yang tepat guna menjaga keamanan aset, personel, dan operasional perusahaan. Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi lintas fungsi dalam penerapan sistem manajemen risiko keamanan yang terintegrasi.

Sebagai bagian dari penguatan kebersamaan dan sinergi antar fungsi, kegiatan ditutup dengan agenda kebersamaan melalui Merapi Lava Tour pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut meliputi kunjungan ke sejumlah destinasi edukatif dan historis. Rangkaian kegiatan ini digelar dengan harapan dapat meningkatkan budaya HSSE, memperkuat kesadaran terhadap risiko keamanan, serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, selamat, aman, dan berkelanjutan di seluruh area operasi PEP Pendopo Field. (Iz)
