JAMBINEWS

Doa dan Harapan Iringi Perjalanan Ibadah Jemaah KLOTER Provinsi Jambi ke Tanah Suci

sekitarjambi.com – Haru dan khidmat menyelimuti suasana hati para jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (KLOTER) BTH 20 Provinsi Jambi, sesaat setelah mereka tiba di Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi. Dalam hal ini, perjalanan ibadah haji menjadi momen spiritual yang sangat berharga bagi seluruh jemaah. Menjadi tamu Allah, mereka menyimpan doa dan harapan yang akan dipanjatkan di Tanah Suci.

Kepada tim sekitarjambi.com, beberapa jemaah mengungkapkan bahwa sejumlah doa penuh harapan akan dipanjatkan di Tanah Suci, khususnya di depan Ka’bah. Ini merupakan bagian penting dari perjalanan ibadah haji yang telah lama mereka impikan.

Salah seorang jemaah KLOTER BTH 20, Istiono Aries Pratomo, mengungkapkan bahwa ia berangkat haji tahun ini bersama sang ibu dan istri. Ia didaftarkan untuk berhaji oleh sang ibu pada tahun 2012, saat masih duduk di bangku kuliah. Kemudian setelah ia sudah bekerja menjadi dokter dan menikah, pada tahun 2018, ia mendaftarkan sang istri untuk berhaji. Tidak lama setelah mendaftarkan sang istri untuk berhaji, dirinya memperoleh informasi bahwa Kementerian Agama RI menerbitkan program kepesertaan mahram. Al hasil secara prosedur resmi, dirinya bisa menunaikan ibadah haji bersama sang istri.

Istiono Aries Pratomo mengatakan, berhaji bersama keluarga merupakan ibadah yang diimpikan oleh setiap muslim. Tentu doa dan harapan khusus akan dipanjatkan di Tanah Suci, diantaranya senantiasa hidup bersama keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

“Tentunya yang pertama mempunyai keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Harapannya semua peserta ini menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Sementara itu, jemaah KLOTER BTH 20 lainnya yakni Muhammad Musyafa Al Mustofa, mengatakan bahwa saat di Tanah Suci, ia akan berdoa meminta kenikmatan hidup sesuai Syariat Islam.

“Tentunya ingin menjadi orang yang tetap nikmat Islamnya, anak saleh-salehah, hidup bisa berguna bagi masyarakat banyak, tentunya dengan akhir yang husnul khotimah,” tuturnya.

Selain itu, jemaah pasangan suami istri yang juga tergabung dalam KLOTER BTH 20 yakni Junaidi Muhammad Ali dan Siti Ajir Muhammad Yatim asal Kabupaten Merangin, mengaku sangat bersyukur bisa berangkat haji tahun ini.

Junaidi yang berprofesi sebagai anggota POLRI ini mengatakan mendaftar haji pada tahun 2012 bersama sang istri yang bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin. Junaidi berharap dengan keberangkatan ibadah hajinya, diberikan keselamatan dan sukses mengikuti seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, baik yang wajib dan sunah serta menjadi haji yang mabrur.

“Insya Allah dengan berangkatnya para jemaah ke Masjidil Haram dapat sukses untuk beribadah, semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tutur Junaidi Muhammad Ali.

Siti Ajir menambahkan, ia akan berdoa dan berharap di Tanah Suci agar bisa melaksanakan umrah ataupun haji selanjutnya bersama keluarga dan anak-anaknya.

“Harapan kami nanti bisa mengajak anak-anak kami, bisa berkunjung kembali ke rumahnya Allah. Insya Allah kami berharap nanti bisa mendaftarkan anak-anak untuk haji dan umrah,” ujarnya. (Iz)

Please follow and like us:
Pin Share
Instagram