SKK Migas – PetroChina Gelar Kuliah Umum “Bersama Hulu Migas Membangun Sepucuk Jambi Sembilan Lurah”

sekitarjambi.com – Jambi, SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd. menggelar kuliah umum bersama KKKS yakni Repsol dan MontD’Or serta Universitas Jambi. Kuliah umum ini mengangkat tema “Bersama Hulu Migas Membangun Sepucuk Jambi Sembilan Lurah”.

Kuliah umum virtual ini dilaksanakan pada Rabu 9 Juni 2021, pukul 09.00 WIB. Para peserta mengikuti kegiatan secara langsung, melalui Zoom Meeting atau melalui link Youtube. Kuliah umum ini digelar, bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang kegiatan industri hulu migas kepada perguruan tinggi di Provinsi Jambi.

Turut hadir sebagai narasumber, yakni Amir Faisal Jindan selaku Stakeholders Relations Manager Repsol Exploration South East Jambi B.V. , Adrian Wibisono CSR Superintendent PetroChina International Jabung Ltd., dan Andhy Kurniawan selaku Sub Surface Manager MontD’Or Oil Tungkal Ltd. Acara ini dipandu oleh M. Yuda Ramdani yang merupakan perwakilan PetroChina.

Acara dibuka oleh Y. Morsa Said Rambe selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi. Mewakili Rektor Universitas Jambi, dirinya menyambut baik dengan diadakannya kuliah umum oleh SKK-Migas PetroChina.

“FST mengucapkan terima kasih karena telah dilaksanakan kegiatan yang bermanfaat seperti ini. Mahasiswa ikutilah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Selain itu, dalam sambutannya, Kepala Pewakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan berharap kegiatan kuliah umum berjalan dengan aman, lancar dan bermanfaat.

“Saya turut mengucapkan terima kasih kepada UNJA karena telah bersedia menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Selaku pembicara, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel, Andi Arie Pangeran memaparkan kontribusi produksi migas Provinsi Jambi tahun 2020, mencapai 3 persen di bidang minyak, sedangkan gas mencapai 4 persen.

“Hal tersebut menjadi tantangan agar Provinsi Jambi bersama SKK Migas Sumbagsel dapat terus berkontribusi dalam memproduksi minyak dan gas di Indonesia. Mengingat, 69 persen pasokan migas masih memegang peranan penting sebagai sumber energi nasional,” ungkap Andi Arie.

Sementara itu, CSR Superintendent PetroChina International Jabung Ltd., Andrian Wibisono pada pemaparannya menuturkan industri migas turut berperan dalam program pengembangan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan infrastruktur.

“Program pengembangan masyarakat yang baru-baru ini dilaunching yakni Ekowisata Sukorejo. Teman-teman yang berada atau ingin berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, silahkan berkunjung ke ekowisata tersebut,” tutupnya.

Pada kuliah umum ini, para narasumber diberikan sejumlah pertanyaan terkait industri minyak dan gas hingga pandangan serta pengetahuan jika bekerja dan berkarir pada bidang ini. Tampak puluhan pertanyaan membanjiri kolom chat kuliah umum dari para peserta, yang didominasi merupakan mahasiswa/i Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi. (Ut)

Bagikan