Kegiatan Tausiah dan Pengajian Rutin Kepada Keluarga Napi Teroris Dilakukan Sebagai Upaya Deradikalisasi

sekitarjambi.com – Tebo, Aksi terorisme merupakan tindakan yang bermula dari suatu paham radikalisme yang kuat. Oleh karena itu Pemerintah gencar memaksimalkan upaya deradikalisasi, sebagai langkah antisipasi. Namun sejauh ini deradikalisasi dinilai belum optimal, karena tidak menjangkau masyarakat secara menyeluruh. Akibatnya ideologi radikalisme terus tumbuh subur.

Untuk itu, upaya deradikalisasi harus dilakukan secara mendalam dan menyeluruh, yakni tidak hanya menyasar pelaku saja, namun keluarganya patut diutamakan. Dimana seyogyanya proses deradikalisasi dapat berjalan dengan baik, bila pelaku teror bersedia bekerja sama dengan Pemerintah, khususnya keluarga inti dari pelaku terorisme tersebut.

Melalui pemberian tausiah oleh ulama terhadap keluarga inti, upaya ini diharap dapat menjadi salah satu strategi deradikalisasi yang optimal.

Seperti kali ini pada Senin (12/07/2021), Pondok Pesantren Al Azizy Kabupaten Tebo menyelenggarakan Tausiah dan Pengajian Rutin, dengan tema Menolak Paham Radikal Masuk di Lingkungan Pondok Pesantren dan Masyarakat Kabupaten Tebo.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Badan KESBANGPOL Kabupaten Tebo, Ketua FKUB Kabupaten Tebo, keluarga para narapidana terorisme yang berada di Kabupaten Tebo, dan pengurus Pondok Pesantren Al – Azizy.

Upaya deradikalisasi keluarga inti dari para pelaku teror ini dilakukan, dengan harapan agar tidak terpengaruh ataupun terpapar paham terorisme yang dapat menimbulkan permasalahan baru, sehingga dapat membuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Tebo menjadi tidak kondusif. (Tim)

Bagikan
error: