Kampoeng Radja Dibuka Kembali

sekitarjambi.com – Kota Jambi, Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia sejak tahun 2020 lalu, membuat hampir seluruh sektor kehidupan terdampak, mulai dari sosial, pendidikan, politik, agama, dan tidak terkecuali ekonomi. Beberapa sektor bisnis bahkan mengalami ‘kelumpuhan’. Dimana pariwisata adalah salah satu sektor yang terdampak cukup parah.

Sebagaimana diketahui, Bali yang merupakan daerah penyedia jasa pariwisata terbesar di Indonesia juga tidak luput dari ‘keganasan’ pandemi Covid-19 ini. Beberapa objek wisata dan hotel harus tutup dan gulung tikar. Sehingga hal ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pariwisata.

Tidak terkecuali di Provinsi Jambi, beberapa objek wisata baik alam maupun wisata kreatif terdampak parah oleh pandemi ini. Dimana Kampoeng Radja adalah salah satu objek wisata unggulan Provinsi Jambi, juga mengalami hal yang sama. Bahkan, terhitung September tahun 2020 lalu, Kampoeng Radja dinyatakan tutup oleh manajemennya.

“Ya, kami mengakui bahwa Pandemi Covid-19 membuat manajemen harus mengambil keputusan sulit. Dengan berat hati kami harus “merumahkan” karyawan, dan KR (red: Kampoeng Radja) dinyatakan tutup.” ungkap Direktur Kampoeng Radja, Ir. Petrie Ramlie.

Meski demikian, dengan adanya keputusan Pemerintah untuk melakukan relaksasi ekonomi dan mengizinkan sektor pariwisata untuk beroperasi kembali, maka Kampoeng Radja kembali melakukan adaptasi-adaptasi.

Disampaikan oleh General Manager (GM) Kampoeng Radja yang baru, Bahren Nurdin, kini masyarakat Jambi boleh bergembira karena Kampoeng Radja kembali dibuka dan memberikan layanannya kepada masyarakat.

“Ya. Insya Allah mulai 1 April 2021 kita (red: Kampoeng Radja) buka kembali. Selamat datang di Kampoeng Radja.” ungkapnya.

Untuk menghindari Covid-19 dan memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, Kampoeng Radja harus mengalami beberapa perubahan dan adaptasi.

“Manajemen telah melakukan adaptasi-adaptasi layanan. Yang sangat berbeda, kami tidak lagi membuka wahana permainan seperti dulu. Kami tidak menjual tiket harian. Kami fokus menyediakan paket-paket berkunjung,” jelas pria kelahiran Tebo ini.

Dijelaskan pula oleh Bahren, dengan paket-paket berkunjung yang disediakan, Kampoeng Radja akan memberikan layanan maksimal. Pengunjung akan terdiri dari kelompok-kelompok masyarakat seperti keluarga, kantor, organisasi, dan lain sebagainya. Mereka akan dilayani sepenuhnya dengan menempatkan mereka secara terpisah. Hal ini dilakukan, untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena mereka terpisah dengan kelompok lain. Mereka berwisata dengan kelompok mereka sendiri,” tegasnya.

Diterangkan Bahren, Kampoeng Radja juga telah menyiapkan beberapa paket wisata menarik, seperti piknik keluarga (family picnic), Executive Family Camping (paket kemping istimewa untuk keluarga), outbound training, paket seminar dan meeting room, juga tersedia paket perkawinan (wedding organizer).

“Ya, kami melihat kecenderungan masyarakat hari ini melakukan pesta pernikahan di alam terbuka. Kampoeng Radja telah menyiapkan paket ini. Bahkan, kita punya tempat istimewa yaitu pinggir kolam renang,” ungkap Bahren yang juga terkenal sebagai motivator Jambi ini.

Bahren berharap dengan konsep baru ini, Kampoeng Radja kembali bangkit dari dampak pandemi. Dia juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah baik Kota Jambi maupun Priovinsi Jambi. Bagaimana pun Kampoeng Radja telah berkontribusi, paling tidak sebagai penyedia lapangan pekerjaan.

“Kami akan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Insya Allah aman. Selamat Datang di Kampoeng Radja. Info, silahkan hubungi marketing kami melalui 0852-8353-3599.” pungkasnya. (Tim)

Bagikan
error: