Terima Suap Ratusan Juta Rupiah Pada Seleksi Mahasiswa Baru Jalur Mandiri, Rektor UNILA Ditangkap KPK

sekitarjambi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Lampung (UNILA), yakni Karomani. Ia saat ini telah diamankan KPK bersama dengan delapan orang lainnya, yang terdiri dari Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Teknik (FT), dosen, dan pihak swasta.

“Pada kegiatan tangkap tangan hari Jumat (19/8/2022), sekira pukul 21.00 WIB, Tim KPK telah mengamankan 8 orang di wilayah Lampung, Bandung, dan Bali,” ujar Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur, dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (21/8/2022).

Pada OTT tersebut, KPK juga mengamankan uang tunai senilai Rp 414,5 juta, slip setoran deposito di salah satu bank senilai Rp 800 juta, dan kunci safe deposit box yang diduga berisi emas senilai Rp 1,4 miliar.

Rektor UNILA tertangkap lantaran menerima suap dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Ia memberikan peran dan tugas khusus kepada Wakil Rektor I bidang Akademik, untuk mengumpulkan uang dari yang telah disepakati dengan pihak orangtua peserta seleksi yang sebelumnya telah dinyatakan lulus berdasarkan penilaian yang sudah diatur.

“Terkait besaran nominal uang yang disepakati antara pihak rektor, diduga jumlahnya bervariasi dengan kisaran minimal Rp 100 juta sampai Rp 350 juta untuk setiap orangtua peserta seleksi yang ingin diluluskan,” ungkap Komisioner KPK, Nurul Ghufron.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Diantaranya adalah rektor Karomani (KRM), Heryandi (HY), Muhamamd Basri (MB), dan AD.

AD disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b, atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 juncto No. 20 Tahun 2001, yaitu tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, tersangka KRM, HY, dan MB selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 20 ayat 12 huruf a, atau 12 huruf b, atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 juncto No. 20 Tahun 2001, yaitu tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1. (Iz)

Bagikan
error: