HUKUM KRIMINAL

Tak Beri Uang, Sopir Batu Bara Jadi Korban Pengeroyokan Brutal di Paal 10

sekitarjambi.com – Seorang sopir batu bara menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pengamen di kawasan Simpang Paal 10, Kota Jambi. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/4/2025) malam hari, saat korban tengah melintas bersama rombongan sopir lainnya.

Korban diketahui bernama Aditya Rifky (19), warga Kabupaten Muaro Jambi. Kejadian bermula ketika korban dihampiri pelaku yang meminta uang, namun permintaan tersebut tidak dipenuhi.

KAPOLSEK Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, menjelaskan bawa situasi kemudian memanas setelah pelaku merusak kendaraan sopir.

“Awalnya pelaku meminta uang, namun tidak diberi, lalu memukul spion dan pintu mobil,” ujarnya saat konferensi pers pada Jumat (3/4/2026).

Melihat kejadian tersebut, korban turun dari kendaraan untuk mendekat. Namun nahas, korban justru menjadi sasaran pengeroyokan.

“Korban ditarik hingga terjatuh dan langsung dipukul oleh para pelaku,” lanjutnya.

Tak hanya dipukul, korban juga dikejar saat mencoba melarikan diri. Para pelaku bahkan menendang dan menginjak tubuh korban, serta memukul menggunakan pipa besi.

“Korban dipukul menggunakan pipa besi dan mengalami luka di bagian kepala dan badan,” jelasnya.

Beruntung, warga dan sopir lain yang berada di lokasi segera melerai kejadian tersebut. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Abdul Manap Kota Jambi untuk mendapatkan perawatan medis.

Usai menerima laporan, pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap empat pelaku di kawasan Kelurahan Kenali Asam Bawah.

“Keempat pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas Kompol Jimi Fernando.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa pipa besi yang digunakan untuk menganiaya korban serta pakaian yang dikenakan saat kejadian. Kasus tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut. (Iz)