EKONOMI BISNIS

Enam Merek Beras Diduga Oplosan dan Salahi Aturan Kemasan Ditemukan di Kota Jambi

sekitarjambi.com – Dinas Ketahanan Pangan (DISHANPAN) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Provinsi Jambi menemukan enam merek beras yang diduga merupakan produk oplosan dan menyalahi aturan kemasan yang kini beredar di Kota Jambi. Enam merek beras tersebut yakni Sofia, Sania, Fortune, Raja Ultima, Raja Platinum, dan Topi Koki.

Kepala DISHANPAN Provinsi Jambi, Ismed Wijaya, mengatakan bahwa berdasarkan laporan masyarakat dan hasil pemeriksaan di sejumlah toko beras, terdapat enam merek beras yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Ketentuan yang dimaksud adalah antara merek beras yang dijual dengan jenis isi tak sesuai. Dalam kemasan tertulis premium, tapi isinya diduga beras curah” ujar Ismed pada Rabu (16/7/2025).

Atas temuan ini, peredaran enam merek beras ini dihentikan sementara hingga hasil pengecekan laboratorium terbit.

Sementara itu, SUBDIT I INDAGSI Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DITRESKRIMSUS) POLDA Jambi langsung turun ke lapangan dan mengecek terkait temuan beras diduga oplosan tersebut. Tim POLDA Jambi langsung mendatangi produsen beras yakni PT Industri Dunia Pangan (IDP) yang berlokasi di Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Di lokasi, pemilik PT Industri Dunia Pangan (IDP) mengaku bahwa beras yang sudah beredar merupakan hasil sortiran dan masih layak konsumsi.

“Beras ini beras bonus yan diberikan kepada agen dan pembeli,” ujar Kombes Taufik.

Bonus diberikan dengan ketentuan minimal pembelian 50 sak/karung, bonus 1 sak/karung. Beras tersebut juga dijual oleh PT IDP dengan harga Rp 10 ribu per kilogram.

Dikatakan oleh Kepala DISPERINDAG Provinsi Jambi, Kemas Muhammad Fuad, bahwa pihaknya telah membawa enam sampel beras tersebut ke Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Laboratorium Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB), untuk melihat apakah beras tersebut layak konsumsi dan sesuai standar gizi nasional.

“Kita tunggu hasilnya, paling lama dua hari sudah keluar. Setelah itu baru akan ditentukan langkah berikutnya,” ujar Fuad. (Iz)

Please follow and like us:
Pin Share
Instagram