Waspada Musibah Longsor di Permukiman Padat Penduduk! Begini Cara Mengecek Struktur Bangunan

sekitarjambi.com – Intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat risiko longsor meningkat, terutama di wilayah permukiman padat penduduk yang berada di dekat tebing, perbukitan, atau bangunan bertembok besar. Sejumlah insiden robohnya tembok penahan tanah dan pagar tinggi menjadi peringatan bahwa masyarakat perlu melakukan pengecekan dini terhadap struktur bangunan di rumah masing-masing.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di berbagai daerah mengimbau warga untuk lebih waspada, khususnya mereka yang tinggal di area dengan kontur tanah labil atau dekat bangunan yang berdiri di dataran lebih tinggi. Pengawasan mandiri dapat mencegah kerusakan lebih parah dan meminimalkan risiko korban jiwa.
Untuk mengurangi risiko bahaya, warga dianjurkan melakukan pemeriksaan mandiri secara berkala, terutama saat musim hujan. Mengutip dari beberapa sumber, berikut cara mengecek struktur bangunan di rumah Anda:
- Periksa Fondasi dan Tembok Penahan
Cek apakah terdapat keretakan, rembesan air, atau permukaan tembok yang menggembung. Bila ada retakan memanjang atau meningkat setiap hari, segera laporkan atau konsultasikan dengan ahli bangunan.
- Cek Drainase di Sekitar Rumah
Pastikan saluran air tidak tersumbat. Drainase yang buruk membuat air menggenang dan meningkatkan tekanan ke dinding atau fondasi.
- Perhatikan Kondisi Tanah
Apabila tanah di sekitar rumah menjadi lebih lembek, berlubang, atau turun, itu dapat menjadi pertanda bahwa struktur tanah mulai bergerak.
- Tinjau Kembali Beban Bangunan
Bangunan tambahan seperti balkon, menara air, atau tandon air di ketinggian dapat menambah beban berbahaya. Pastikan pemasangannya sesuai standar.
- Konsultasi dengan Tukang Ahli atau Dinas Terkait
Jika menemukan kerusakan atau perubahan mencurigakan, warga dapat meminta pendampingan teknis dari tukang berpengalaman atau melapor ke pemerintah setempat seperti kelurahan, kecamatan, atau BPBD.
Dengan pengecekan rutin dan penanganan cepat, masyarakat dapat meminimalkan risiko musibah longsor di lingkungan permukiman padat penduduk, terutama di tengah intensitas hujan yang terus meningkat. (Iz)
