Sengketa Lahan, Emak-Emak Wali Murid Lakukan Unjuk Rasa di Depan SD Negeri 212 Kota Jambi

sekitarjambi.com – Polemik persoalan sengketa lahan SD Negeri 212 Kota Jambi antara Pemerintah Kota Jambi dan Keluarga Hermanto sebagai pemegang sertifikat nomor 1535 tahun 1986 hingga kini belum tuntas.

Terbaru, informasi yang diperoleh para wali murid terutama emak-emak mendatangi SD Negeri 212 Kota Jambi menggelar unjuk rasa.

Para emak-emak juga diketahui membuka pagar penutup yang telah dipasang sejak setahun yang lalu dan memblokir jalan pada Kamis (13/6/2024). Dalam orasi unjuk rasanya, para emak-emak tersebut menuntut SD tersebut agar kembali beroperasi.

SD Negeri 212 Kota Jambi sendiri sudah satu semester ditutup, dampak dari sengketa tanah antara Keluarga Hermanto dan Pemerintah Kota Jambi yang tidak berkesudahan dan belum menemui titik terang.

Salah seorang pendemo dalam orasinya mengatakan mereka sudah bosan menumpang sekolah lain.

“Anak-anak kami dibully, kami menuntut sekolah ini kembali dibuka,” ujarnya.

Diketahui saat ini siswa/i SD Negeri 212 Kota Jambi menumpang di SD Negeri 206 Kota Jambi untuk menjalankan proses belajar mengajar. Para ibu-ibu ini mengaku kecewa dengan situasi yang berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas.

“Kami sudah lama sabar menunggu, anak-anak kami butuh tempat belajar yang layak. Kami tidak bisa terus menumpang di sekolah lain,” ujar salah seorang wali murid yang ikut dalam aksi tersebut. (Iz)

Bagikan