PPIH Provinsi Jambi Sukses Pulangkan 1.343 Jemaah Haji ke Daerah Asal

sekitarjambi.com – 1.343 jemaah haji Provinsi Jambi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi telah selesai dipulangkan ke kabupaten/kota masing-masing. Prosesi pemulangan jemaah haji asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam KLOTER BTH 10, BTH 11, dan BTH 12 tiba di Asrama Haji Embarkasi Antara Jambi berlangsung pada 7 – 9 Agustus 2022.

Para jemaah haji harus menempuh perjalanan panjang dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdulaziz (AMMA) Madinah, untuk tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, sekira 9 jam waktu tempuh. Setiba di Bandara Batam, para jemaah haji melakukan transit sekira 3 jam, untuk selanjutnya diterbangkan ke Bandara Sultan Thaha Jambi.

Jemaah haji Provinsi Jambi yang telah dipulangkan dari Arab Saudi, sesuai jadwal yang ditetapkan pada 6 – 8 Agustus 2022 berjumlah 1.343 orang. Ribuan jemaah haji tersebut terdiri dari 1.324 jemaah haji reguler, 12 petugas KLOTER, 6 petugas haji daerah (PHD), dan 1 KBIHU.

Data pemulangan ini tidak sama dengan pemberangkatan, dimana terdapat kekurangan 2 (dua) orang, yakni jemaah haji asal Kabupaten Merangin, atas nama Hj. Aisah Karim Abdullah, berusia 61 tahun, dinyatakan wafat di Madinah. Sementara, jemaah haji asal Kabupaten Sarolangun, atas nama H. Suseno Ladi Wagio, pulang mendahului rombongan (tanazul), dengan alasan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (PILKADES).

Selasa, 9 Agustus 2022, pada seremonial pemulangan Jemaah haji KLOTER BTH 12, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Zoztafia menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah turut serta menyukseskan proses keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi.

“Karena ini merupakan KLOTER terakhir, kami tentu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama menyukseskan proses keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi, baik dari Pemerintah Daerah Provinsi Jambi, TNI/POLRI, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, KKP Kelas III Jambi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota,” ujarnya.

“Evaluasinya jemaah haji tahun ini, dalam beribadah berjalan dengan lancar sukses, semua kendala-kendala dapat diatasi dengan baik,” tambahnya.

Sementara, pada wawancara usai prosesi pemulangan jemaah haji yang tergabung dalam KLOTER BTH 12, yakni KLOTER terakhir asal Provinsi Jambi pada Selasa (9/8/22), Kepala Bidang Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Wahyudi A. Wahab menyampaikan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2022. Ia mengatakan bahwa proses pemberangkatan haji mulai dari persiapan hingga pemulangan merupakan kerja bersama dari seluruh komponen agama, baik dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Daerah, tim keamanan, tim kesehatan, dan lain-lain yang mendukung kesuksesan kegiatan.

“Kalau melihat dari proses penyelenggaraan, bahwa ada perubahan aturan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, tentu itu berdampak dengan bagaimana kita merespon perubahan-perubahan itu. Dan Alhamdulillah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, akhirnya dilakukan rekayasa ulang dan bisa diatasi hingga dilaksanakan tidak menghambat peroses penyelenggaraan haji tahun ini (2022),” ujarnya.

“Kami menyadari bahwa proses penyelenggaraan haji tidak akan mungkin terselenggara dengan baik, apabila seluruh komponen tidak melaksanakan tugasnya dengan baik dan bersinergi termasuk dari pihak media. Oleh karena itu, kami sekali lagi mengucapkan terima kasih dan mudah-mudahan kerja karya yang kita lakukan pada tahun ini (2022) berbuah ibadah amal yang nanti dibalas oleh Allah SWT, menjadi bagian sesuatu yang berarti bagi kehidupan kita,” tuturnya.

Wahyudi menyampaikan beberapa catatan penting pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022 yakni pertama, para jemaah haji ke depannya harus lebih mendapatkan pemahaman tentang ibadah haji melalui kegiatan manasik, sebelum berangkat ke tanah suci, kedua, para petugas haji harus memahami alur perjalanan haji sehingga bisa dengan tepat melakukan pemetaan titik-titik krusial yang diantisipasi agar perjalanan ibadah haji minim hambatan, ketiga, Asrama Haji Embarkasi Antara Jambi dari tahun ke tahun harus terus berbenah, dan keempat, seluruh panitia haji diharap mampu merespon dengan baik berbagai perkembangan dengan cepat terhadap informasi maupun hal terkait dana pelunasan pada penyelenggaraan ibadah haji.

“Kata kuncinya adalah responbility terhadap seluruh perkembangan itu sangat penting. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini (2022). Sukses haji, adalah sukses kita semua.” tutupnya. (Mk)

Bagikan
error: