Hadiri Pembukaan KKN Kebangsaan di Universitas Jambi, SKK Migas – PetroChina Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

sekitarjambi.com – Jambi, Sebanyak 390 orang mahasiswa yang berasal dari 48 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat di Provinsi Jambi selama 1 bulan 15 hari.

Turut hadir dalam acara pembukaan ini yakni Gubernur Jambi Al Haris, serta Yulian selaku Govrel PetroChina International Jabung Ltd.

“PetroChina selalu mendukung kegiatan dari stakeholder yang bernilai positif. Melihat dari tema KKN yang diusung, kami berharap mahasiswa yang akan melaksanakan KKN dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dapat menularkan nilai-nilai kebangsaan, kebersamaan, inovasi, dan menggali potensi diri,” ujar Yulian.

Diketahui, SKK Migas – PetroChina turut ambil peran dalam mendukung kegiatan KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat di Provinsi Jambi, guna mewujudkan “Kampus Merdeka, Merdeka Belajar” yang dilaksanakan oleh Universitas Jambi. Sejumlah perusahaan ternama dan BUMN juga mendukung kegiatan yang bernilai positif tersebut.

“KKN kebangsaan diikuti oleh 203 orang mahasiswa, KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat diikuti oleh 81 orang mahasiswa, dan mahasiswa dari Universitas Jambi sebanyak 106 orang. Total peserta sebanyak 390 orang mahasiswa,” papar Ketua Panitia KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat, Jodion Siburian, pada Sabtu (24/7/2021).

Diketahui, KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2020, namun realisasinya dilaksanakan pada tahun 2021. Penundaan tersebut dikarenakan pandemi Covid-19. Namun ditegaskan pada penyelenggaraan ini, para peserta KKN tersebut melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di 30 desa yang tersebar di enam kecamatan dalam dua kabupaten, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dua wilayah kabupaten yang dijadikan sebagai lokasi KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat di Provinsi Jambi sebagai tuan rumah, yakni Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Lokasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Mendahara Ulu, Muara Sabak Barat, Geragai, Dendang, dan Kecamatan Kuala Jambi. Sementara di Kabupaten Muaro Jambi berada di satu lokasi, yakni Kecamatan Maro Sebo.

KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat yang ke-9 ini mengangkat tema Membangkitkan Nilai-Nilai Kebangsaan dan Kebersamaan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Agroindustri.

Dalam hal ini Rektor Universitas Jambi, Prof. Sutrisno mengatakan, KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat tersebut merupakan implementasi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Melalui KKN kebangsaan dan bersama ini harapannya dapat memberikan pembelajaran dan pendidikan kepada mahasiswa dalam memecahkan masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ujar Prof. Sutrisno.

Selain itu, peserta KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat diharap dapat memberikan edukasi mengenai nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat desa, melalui peningkatan dan pengembangan potensi desa. Peserta KKN juga diharapkan memiliki inovasi dan solusi terhadap pengembangan potensi desa, dengan mengedepankan kearifan lokal masyarakat desa setempat.

Menurut Prof. Sutrisno, KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat tersebut merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan perguruan tinggi untuk mencetak dan menghasilkan mahasiswa yang berkualitas, serta mahasiswa yang siap dan mampu terjun di tengah masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris yang secara langsung hadir dalam acara pembukaan, mengapresiasi peserta KKN Kebangsaan dan KKN Bersama BKS PTN Wilayah Barat. Al Haris berharap peserta KKN dapat menjadi pelopor di tengah masyarakat desa, dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Di tengah pandemi Covid-19 saat ini harapannya peserta KKN dapat menjadi pelopor disiplin protokol kesehatan dan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 halal dan aman untuk masyarakat,” tuturnya. (Ut)

Bagikan
error: