Pompa IPA Koto Petai Rusak, Distribusi Air Bersih PDAM di Tiga Wilayah Kabupaten Kerinci Terganggu

sekitarjambi.com – Distribusi air bersih milik Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Tirta Sakti Kabupaten Kerinci mengalami kendala pasokan akibat kerusakan fasilitas pompa pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Koto Petai pada Selasa, 27 Oktober 2026. Peristiwa teknis tersebut berdampak langsung terhadap terhentinya pasokan air bersih bagi para pelanggan di Kecamatan Tanah Cogok, Kecamatan Sitinjau Laut, serta wilayah kawasan Tanjung Pauh.
Pihak manajemen PERUMDA Tirta Sakti Kerinci kini tengah mendatangkan unit pompa pengganti dari Kota Jambi yang diperkirakan memakan waktu pengiriman hingga tiga hari ke depan. Pengumuman mengenai gangguan saluran air bersih di tiga kawasan Kabupaten Kerinci tersebut dirilis secara resmi oleh pihak PERUMDA Tirta Sakti Kerinci pada Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 14.56 WIB. Kerusakan mesin pompa utama di lokasi IPA Koto Petai membuat aliran air menuju jaringan rumah tangga pelanggan berhenti total.
Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PERUMDA Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri, dalam keterangannya pada Selasa, 27 Oktober 2026, membenarkan adanya masalah teknis yang memicu terhentinya suplai air minum warga di tiga wilayah tersebut. Ia menjelaskan bahwa langkah pemesanan komponen mesin cadangan telah diproses dari Kota Jambi.
“Ya, pompa IPA rusak di Koto Petai. Saat ini sedang dipesan ke Jambi, kemungkinan akan sampai tiga hari,” ujar Maya Novefri.
Maya Novefri pada kesempatan yang sama menambahkan bahwa tim teknis di lapangan terus berupaya mempersiapkan area pemasangan begitu pompa pengganti tiba. Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan di Tanah Cogok, Sitinjau Laut, dan Tanjung Pauh.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan tim kami akan bekerja maksimal agar proses perbaikan serta pemasangan pompa baru bisa selesai tepat waktu,” ujar Maya Novefri.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kecamatan Sitinjau Laut, H. Bustami, pada Selasa, 27 Oktober 2026, berharap perbaikan dapat dituntaskan lebih cepat mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital harian warga. Pihaknya meminta bantuan pengiriman armada mobil tangki air gratis selama masa pengerjaan perbaikan pompa.
“Air bersih ini kebutuhan pokok warga setiap hari, kami berharap perbaikannya bisa lebih cepat dan kalau bisa disiagakan armada mobil tangki air untuk membantu warga,” ujar H. Bustami.
H. Bustami turut menambahkan bahwa warga di tiga wilayah terdampak kini terpaksa mengandalkan sumur galian dan air hujan untuk memenuhi kebutuhan cuci serta mandi. Kerja cepat dari pihak PDAM sangat dinantikan oleh masyarakat.
“Banyak warga yang terpaksa cari air ke tempat lain, semoga pompa penggantinya cepat sampai dan distribusi air kembali normal seperti biasa,” tambah H. Bustami.
Atas terganggunya saluran air bersih pada Selasa, 27 Oktober 2026, PERUMDA Tirta Sakti Kerinci mengimbau masyarakat terdampak untuk menghemat penggunaan air bersih yang tersisa. Manajemen PERUMDA berjanji menginformasikan perkembangan proses pemasangan pompa secara berkala kepada publik. (K)
