Kualitas Udara Memburuk, Jambi Duduki Peringkat ke-2 Kota Paling Berpolusi di Indonesia

sekitarjambi.com – Kualitas udara di Kota Jambi kembali berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data pemantauan platform kualitas udara IQAir pada Kamis (17/9/2026) pukul 11.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) Kota Jambi menyentuh angka 234, yang mengategorikannya dalam status Sangat Tidak Sehat (Very Unhealthy).
Konsentrasi polutan utama di udara didominasi oleh PM2.5 yaitu partikel mikroskopis berbahaya yang dipicu oleh meningkatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) di wilayah Provinsi Jambi dan sekitarnya.
Menanggapi memburuknya kualitas udara yang berdampak pada kesehatan warga, Pemerintah Kota Jambi menggencarkan imbauan penggunaan masker serta membagikan masker gratis di titik-titik keramaian publik. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang kerap beraktivitas di ruang terbuka.
“Teman-teman yang setiap hari berada di jalan dan beraktivitas di luar ruangan sangat rentan terpapar debu dan polusi. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk membiasakan diri menggunakan masker sebagai salah satu langkah perlindungan,” ujar dr. Maulana.
Masyarakat Kota Jambi senantiasa diimbau waspada akan tingginya paparan PM2.5 di udara terbuka. Dimana hal ini berpotensi meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), jika warga tidak menerapkan protokol kesehatan mandiri.
Di tengah kondisi cuaca saat ini, masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan kualitas udara secara berkala. Selain itu, masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan dari dinas kesehatan maupun pemerintah daerah setempat guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan yang lebih meluas. (K)
