Viral! Diduga Siswa Sekolah Rakyat di Kota Jambi Keracunan Makanan

sekitarjambi.com – Video yang memperlihatkan sejumlah siswa/i Sekolah Rakyat Kota Jambi Tengah menjalani perawatan di rumah sakit viral di media sosial, pada Rabu (5/8/2026). Dalam video yang diunggah pada akun TikTok ‘SEPUCUK JAMBI’ tersebut beredar narasi yang menyebut para siswa/i diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu katering.
Video berdurasi sekitar 55 detik tersebut memperlihatkan beberapa siswa/i berada di ruang perawatan rumah sakit. Narasi yang beredar menyebut bahwa para siswa/i mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi menu ikan lele dari katering.
“Kasihan baru berapa hari masuk sekolah, anak Sekolah Rakyat pada muntah-muntah, katanya makan ikan lele dari katering. Saat ini berada di Rumah Sakit Abdul Manap, Kota Jambi,” demikian narasi yang terdengar dalam video tersebut.
Menanggapi kabar yang beredar, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, membantah informasi bahwa para siswa/i mengalami keracunan makanan.
“Bukan keracunan, tapi sakit maag. Keluarga juga sudah kami tanyakan, memang ada yang sudah beberapa kali masuk rumah sakit karena maag,” ujar Yunita.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran kepada pihak keluarga, sebagian siswa/i memang memiliki kebiasaan makan yang tidak teratur sebelum masuk ke Sekolah Rakyat. Saat mengikuti pola makan yang lebih terjadwal di sekolah, kondisi lambung mereka memerlukan penyesuaian sehingga penyakit maag kembali kambuh.
Yunita juga meluruskan informasi terkait jumlah siswa/i yang sempat menjalani perawatan. Menurutnya, sejak hari pertama masuk sekolah terdapat tujuh siswa yang mendapatkan penanganan medis, bukan hanya tiga siswa/i seperti informasi yang beredar di media sosial.
“Totalnya tujuh siswa yang dirawat sejak hari pertama sekolah. Sekarang tinggal tiga siswa yang masih menjalani perawatan, sedangkan empat lainnya sudah kembali,” ujarnya.
Dinas Sosial Kota Jambi memastikan seluruh siswa/i yang sempat menjalani perawatan mendapatkan pendampingan serta pelayanan kesehatan secara maksimal. Kondisi mereka juga terus dipantau hingga pulih dan dapat kembali mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat.
Sementara itu, Direktur RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi, dr. Yekti, membenarkan adanya siswa/i Sekolah Rakyat yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
“Ya Bang, silakan hubungi pelayanan ya, saya sedang rapat,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi. (Iz)
