Pencarian KM Virgo Transport 8 Diperluas, Tim SAR Gabungan Sisir Area Kedalaman Perairan Laut Jawa

sekitarjambi.com – Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) bersama tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus memaksimalkan operasi pencarian puluhan korban yang masih dinyatakan hilang pasca insiden kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Kapal penumpang yang mengangkut ratusan penumpang tersebut dilaporkan mengalami kemiringan akibat hantaman gelombang tinggi hingga akhirnya terbalik dan tenggelam di perairan kawasan Masalembo.
Kondisi cuaca ekstrem dan arus laut yang kuat menjadi tantangan utama bagi tim penolong dalam mendeteksi posisi pasti korban maupun bangkai kapal. Tim gabungan yang terdiri dari personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut, Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), serta Kementerian Perhubungan (KEMENHUB) terus memperluas radius penyisiran hingga belasan mil laut dari titik awal kejadian.
Kepala Operasi BASARNAS Banjarmasin, Syafii, menyampaikan perkembangan terbaru terkait penyesuaian strategi dan pola penyisiran area di lapangan.
“Operasi yang kita lakukan ini mengacu pada dasar ketentuan-ketentuan yang dikeluarkan oleh internasional. Pola pencarian tidak pernah sama setiap hari karena tim menyesuaikan operasi dengan berbagai faktor lapangan,” ujar Syafii.
Syafii menuturkan bahwa koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan guna mempercepat proses evakuasi korban di area terdampak.
“Kami menerjunkan alutsista tambahan termasuk kapal penyelamat dan helikopter untuk menyisir permukaan air dari udara. Seluruh potensi SAR di wilayah sekitar telah disiagakan penuh,” ungkap Syafii.
Di sisi lain, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai menghimpun data teknis dan manifes penumpang guna mendalami penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut. Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Syafi’i, menegaskan komitmen parlemen dalam mengawal evaluasi kelayakan armada dan pertanggungjawaban pihak pengelola.
“Kami akan segera memanggil pihak Kementerian Perhubungan, Otoritas Pelabuhan (Syahbandar), serta operator terkait untuk meminta pertanggungjawaban penuh atas insiden KMP Virgo Transport 8,” ujar Syafi’i, Wakil Ketua Komisi V DPR RI.
Atas kasus kecelakaan KM Virgo Transport 8, Syafi’i menekankan pentingnya audit menyeluruh terhadap standar keselamatan pelayaran agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (K)
