DAERAH

Skandal Perselingkuhan di Kumpeh Berujung Ricuh, Rumah Toke Kelapa Sawit Dirusak Massa

sekitarjambi.com – Situasi di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, memanas setelah seorang pria berinisial S alias Bujang yang sebelumnya dikenal sebagai pelapor dalam kasus guru honorer, kini terseret dalam dugaan skandal perselingkuhan. S yang dikenal sebagai toke kelapa sawit diduga tertangkap basah berada di dalam rumah seorang perempuan bersuami berinisial D, dimana saat suami perempuan tersebut tidak berada di tempat.

Kabar ini dengan cepat menyebar dan memicu reaksi keras warga yang menilai peristiwa tersebut melanggar norma adat serta nilai moral yang dijunjung tinggi di lingkungan setempat. Perkara tersebut kemudian dibawa ke sidang adat yang digelar pada Rabu (25/3/2026) malam. Namun S tidak menghadiri panggilan tersebut. Ketegangan berujung pada aksi warga yang mendatangi rumah S.

Dalam insiden tersebut, rumah yang bersangkutan dilaporkan mengalami kerusakan akibat amuk massa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa yang datang secara beramai-ramai sempat meluapkan emosi karena S tidak memenuhi panggilan sidang adat yang telah dijadwalkan. Ketidakhadiran tersebut dinilai warga sebagai bentuk tidak menghargai norma adat serta penyelesaian secara kekeluargaan yang telah diupayakan.

Situasi di lokasi sempat memanas sebelum akhirnya aparat kepolisian turun tangan untuk mengamankan keadaan dan mencegah kerusakan yang lebih luas. Hingga saat ini, kondisi rumah S tampak mengalami kerusakan di beberapa bagian akibat aksi spontan warga.

KAPOLSEK Kumpeh, Iptu Aris Israwan, membenarkan kejadian tersebut, termasuk beredarnya video yang viral di masyarakat.

“Pihak kepolisian kini menangani dua aspek, yakni dugaan pelanggaran norma yang memicu reaksi sosial serta tindakan perusakan yang berpotensi masuk ranah pidana”, ujarnya dikutip pada Sabtu (28/3/2026). (Iz)