KABAR HAJI

Jemaah KLOTER BTH 23 Tiba di Asrama EHA Provinsi Jambi, Diimbau Fokus Jaga Kesehatan Jelang Puncak Haji

sekitarjambi.com – Jemaah Calon Haji (JCH) KLOTER BTH 23 Provinsi Jambi tiba dengan selamat di Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi pada Minggu (17/5/2026) pagi.  Kedatangan jemaah berlangsung tertib dengan pelayanan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang terus memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan para jemaah tetap baik.

Sebanyak 445 jemaah KLOTER BTH 23 Provinsi Jambi tiba secara bertahap di Asrama EHA Provinsi Jambi. Kedatangan dimulai pukul 08.10 WIB oleh 128 jemaah Kota Sungai Penuh dan seorang jemaah Kabupaten Kerinci, disusul kedatangan 210 jemaah asal Kabupaten Batanghari, serta 101 jemaah dari Kabupaten Merangin yang tiba pukul 14.20 WIB.  Seluruh jemaah tiba dengan pendampingan empat Petugas KLOTER serta seorang Tenaga Pendamping Haji Daerah/Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TPHD/TKHD).

Setibanya di Asrama EHA Provinsi Jambi, para jemaah disambut ramah dan hangat oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi. Hadir langsung menyambut kedatangan para jemaah yakni Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. beserta jajaran.

Setelah itu para jemaah langsung mengikuti sejumlah tahapan one stop service dimulai dengan melakukan registrasi dan mengikuti verifikasi data manifest, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan pemberian paket obat oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Jambi. Setelah itu, para jemaah menerima pembagian gelang identitas, living cost, dan kartu Nusuk, serta diakhiri dengan konfirmasi memasuki kamar asrama.

Seluruh rangkaian layanan one stop service tersebut menjadi tahapan penting yang wajib diikuti jemaah sebagai bentuk kesiapan akhir sebelum memasuki Tanah Suci. Proses ini bertujuan mengoptimalkan kondisi kesehatan serta keselamatan jemaah di tengah padatnya aktivitas ibadah haji dan cuaca ekstrem di Arab Saudi.

Disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., bahwa pentingnya kesiapan fisik dan kepatuhan jemaah terhadap arahan petugas setelah menjalani tahapan one stop service. Mengingat kondisi di Kota Suci Mekkah saat ini tengah memasuki puncak kepadatan menjelang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA), ia mengingatkan jemaah agar memprioritaskan kondisi kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ibadah wajib menjelang puncak pelaksanaan haji di ARMUZNA.

“Bapak/Ibu sekalian masuk ke Mekkah itu 9 (sembilan) hari menjelang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA). Oleh karena itu jaga kesehatan, laksanakan umrah wajib, setelah itu istirahat, dan pemerintah melarang melaksanakan city tour sebelum ARMUZNA. Karena kondisi Masjidil Haram mengalami puncak kepadatan karena seluruh jemaah haji dari Madinah sudah digeser ke Mekkah,” tegasnya.

Ketua KLOTER BTH 23 Provinsi Jambi, Setiyono Muh Dahlan, mengatakan bahwa 62 persen jemaahnya terkategori LANSIA.  Maka dari itu setibanya di Mekkah, umrah wajib dimulai oleh jemaah yang sehat kemudian dilanjutkan jemaah Lanjut Usia (LANSIA) serta Risiko Tinggi (RISTI). Ditegaskan ini dilakukan untuk mengutamakan keselamatan dan kondisi kesehatan jemaah.

“Bagi jemaah yang sehat dan memungkinkan untuk langsung melaksanakan umrah wajib. Sedangkan untuk yang RISTI (Risiko Tinggi) seperti LANSIA dan lain sebagainya, kita akan adakan besoknya,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan dengan cuaca ekstrem di Tanah Suci Mekkah saat ini  menjadi tantangan serius bagi jemaah, sehingga diperlukan upaya optimal jemaah dalam menjaga kondisi tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

“Ya, ini tantangan yang luar biasa, suhu mencapai 44 derajat. Tentu ini menjadi tantangan yang serius bagi teman-teman dari kesehatan dan teman-teman dari PPIH untuk mengingatkan jemaahnya untuk sesering mungkin mengonsumsi oralit yang dicampur dengan air minum.  Haus tidak haus harus dipaksa supaya tidak dehidrasi,” ujarnya.

Salah seorang jemaah KLOTER BTH 23 asal Kota Sungai Penuh, Suhatril Muhammad Ani, mengatakan bahwa sesuai dengan arahan petugas KLOTER, untuk menghadapi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem, dirinya rutin menjaga kondisi tubuh dengan menjaga asupan cairan agar tetap prima saat menjalani rangkaian ibadah di Mekkah nantinya.

“Informasi yang kita dapat pertama kondisinya jumlah jemaah sangat padat, kemudian cuaca sangat panas.  Secara pribadi, strategi yang kami pakai tidak terlalu banyak aktivitas di luar hotel. Kami melaksanakan dan menyesuaikan kondisi, dan kami tidak mendahulukan nafsu dalam melaksanakan ibadah. Insya Allah dengan nawaitu (niat) yang tulus, kami dilindungi oleh Allah SWT, sehingga dapat melaksanakan semua kewajiban di Tanah Suci nantinya,” ungkapnya.

Sesuai jadwal, jemaah KLOTER BTH 23 Provinsi Jambi dimobilisasi dari Asrama EHA Provinsi Jambi ke Bandara Sultan Thaha pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 04.40 WIB, dilanjutkan menempuh penerbangan ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam secara bertahap diawali pukul 05.25 WIB. Para jemaah akan melakukan transit dan boarding di Embarkasi Haji Batam, untuk selanjutnya diterbangkan ke Jeddah, Arab Saudi pada 13.05 WIB. (Iz)