KABAR HAJI

Menu Bergizi Hingga Ramah LANSIA, Pelayanan Konsumsi EHA Provinsi Jambi Diapresiasi Jemaah

sekitarjambi.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) berkomitmen mengoptimalkan pelayanan konsumsi bagi Jemaah Calon Haji (JCH) di Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi. Tidak hanya memastikan makanan yang higienis dan bergizi, pelayanan khusus juga diberikan kepada jemaah Lanjut Usia (LANSIA) guna menjaga kondisi kesehatan mereka tetap stabil jelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., dalam arahannya ketika jemaah tiba di Asrama EHA Provinsi Jambi menegaskan pentingnya kedisiplinan seluruh jemaah dalam mematuhi aturan konsumsi selama berada di asrama. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan jemaah dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Ditegaskan, seluruh menu makanan dan minuman yang disediakan PPIH Provinsi Jambi telah melalui proses pemeriksaan ketat dari tim kesehatan dan laboratorium sehingga keamanan serta kebersihannya terjamin.

“Tidak boleh menerima makanan dari luar (luar asrama) dari siapapun. Makanan yang sudah disediakan sudah diperiksa oleh Bapak/Ibu dokter (BKK Kelas II Jambi) mulai dari tempat masaknya sampai yang tukang mengantar diperiksa pihak laboratorium, penjaga kantin (tempat makan) pun juga diperiksa laboratorium,” tegasnya.

PPIH Provinsi Jambi melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, turun langsung sebagai petugas pelayanan konsumsi para jemaah dan seluruh petugas.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dewi Kurniaty Wahyudi, mengatakan bahwa dalam menjaga kualitas makanan jemaah, pihaknya menerapkan pengawasan ketat mulai dari proses pengolahan hingga penyajian makanan. Seluruh petugas dapur dan penjamah makanan telah menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan tidak mengidap penyakit menular. Tidak hanya itu, setiap menu makanan yang akan disajikan kepada jemaah terlebih dahulu diuji oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi.

“Jadi ada pemeriksaan (untuk petugas konsumsi), terutama penyakit-penyakit menular. Itu sudah di-swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA). Dan pengawasan menu diawasi oleh BKK. Jadi, kita tidak bisa sembarangan. Kalau ada yang agak aneh sedikit, udah kita ditegur sama BKK,” ujarnya.

Selain itu, untuk sampel makanan dikirim setiap hari untuk dianalisis pihak BKK Kelas II Jambi guna memastikan makanan aman dikonsumsi dan mencegah risiko gangguan kesehatan seperti keracunan atau gangguan pencernaan bagi jemaah dan petugas.

“Kebersihan menjadi prioritas utama kami. Semua menu makan siang dan makan malam diperiksa terlebih dahulu oleh BKK sebelum disajikan kepada jemaah,” ujarnya.

Dewi Kurniaty Wahyudi juga menjelaskan bahwa menu makanan bagi jemaah dibedakan berdasarkan kategori usia dan kebutuhan kesehatan. Jemaah LANSIA mendapatkan menu khusus dengan tekstur lebih lembut agar mudah dikonsumsi serta aman bagi kondisi pencernaan.

“Untuk LANSIA rata-rata menunya lebih lembut. Jadi tidak menggunakan ayam atau daging yang keras, lebih banyak ikan atau telur karena menyesuaikan kondisi gigi dan pencernaan jemaah LANSIA,” ujarnya.

Selain menu khusus, prioritas dan penanganan ekstra terhadap pelayanan diberikan kepada jemaah LANSIA. Jemaah yang terbatas fisik menuju ruang makan, maka makanannya diantarkan langsung ke kamar oleh SATGAS LANSIA. Bahkan bagi jemaah yang kesulitan makan secara mandiri, petugas turut membantu menyuapi. Sementara itu untuk jemaah reguler, pelayanan konsumsi dilakukan secara prasmanan di kantin umum dengan variasi menu yang beragam seperti ayam, telur, ikan, hingga daging. Sistem pelayanan juga dipisahkan antara jemaah laki-laki dan perempuan guna menghindari antrean panjang dan mempermudah pelayanan.

Selama berada di asrama, jemaah mendapatkan fasilitas konsumsi lengkap mulai dari sarapan, makan siang, snack sore, hingga makan malam. Sementara bagi jemaah yang memiliki jadwal keberangkatan di luar jam makan, petugas menyiapkan nasi kotak maupun bingkisan makanan ringan berisi roti dan susu sebagai bekal perjalanan.

Berkat pelayanan konsumsi yang optimal dari PPIH Provinsi Jambi, para jemaah memberikan beragam testimoni positif selama berada di Asrama EHA Provinsi Jambi. PPIH juga mendapat apresiasi karena dinilai mampu memberikan rasa tenang menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Seorang jemaah yang juga merupakan pendamping jemaah LANSIA asal Kota Sungai Penuh, Dessy Melia Hilmi, mengungkapkan bahwa makanan yang disediakan untuk LANSIA sangat enak dan sangat layak untuk dikonsumsi. Selain itu untuk pelayanan yang diberikan juga dinilai cukup baik.

“Mendampingi orangtua Alhamdulillah makanan disini enak, pelayannya juga baik, semoga tambah lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya.

Seorang jemaah lainnya asal Kabupaten Batanghari, Nesmawar Muhammad Syarin, mengaku puas dengan pelayanan konsumsi yang disediakan selama berada di Asrama EHA Provinsi Jambi. Menurutnya menu makanan yang diberikan tidak hanya terasa enak, tetapi juga dinilai memiliki kandungan gizi yang lengkap untuk menjaga kondisi kesehatan jemaah tetap prima sebelum menjalani perjalanan panjang menuju Tanah Suci.

“Alhamdulillah enak, ini cukup gizinya saya lihat lengkap, ya ada empat sehatnya ada buahnya, lengkap Alhamdulillah,” ujarnya.

Selanjutnya jemaah yang juga berasal dari Kabupaten Batanghari, Tri Othman Nurman, mengaku puas dengan pelayanan konsumsi di Asrama EHA Provinsi Jambi. Menu makanan yang disajikan dinilai enak, nikmat, dan beragam, sehingga membuat jemaah merasa nyaman selama berada di Asrama EHA Provinsi Jambi. Atas pelayanan yang diberikan, ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas dan pengelola konsumsi

“Untuk di Asrama EHA Provinsi Jambi ini, kami menerima konsumsi seperti dari snack, makan, kemudian pelayanan Alhamdulillah semuanya bagus-bagus semua dan kami merasa puas. Terima kasih kami kepada Ibu/Bapak kantin yang punya usaha (melayani) di Asrama EHA Provinsi Jambi karena kami merasa puas dan memang makanannya enak-enak sekali dan banyak menu yang nikmat-nikmat,” ungkapnya. (Iz)