JAMBINEWS

Rindu Baitullah Balut Suka Cita Keberangkatan Jemaah Calon Haji Provinsi Jambi

sekitarjambi.com – Suasana haru dan penuh suka cita menyelimuti Asrama Haji Embarkasi Antara (EHA) Jambi saat kedatangan 445 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo dan Kabupaten Muaro Jambi yang tergabung dalam Kelompok Terbang (KLOTER) BTH 16.  Senyum syukur menghiasi wajah para jemaah yang telah lama menantikan kesempatan ke Tanah Suci, terutama bagi mereka yang sebelumnya pernah menjalankan ibadah umrah dan kembali merindukan Tanah Suci.

Kedatangan para jemaah disambut oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi dengan pelayanan ramah dan penuh kekeluargaan. Banyak di antara para jemaah mengungkapkan rasa haru dan syukur karena akhirnya mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

Salah seorang jemaah KLOTER BTH 16 asal Kabupaten Tebo, Bambang Kusmoyo Sukadi, mengungkapkan kebahagiannya bisa terpanggil ke Tanah Suci pada tahun ini. Ia yang berawal dari masa kanak-kanak berandai-andai ke Tanah Suci karena kerap menonton video jemaah haji melakukan tawaf di Ka’bah, akhirnya dengan niat dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, di tahun 2012 bisa mendaftar haji dan tahun 2025 terpanggil untuk berangkat menunaikan ibadah haji.

“Yang ditunggu, lama-lama itu sudah datang,” ungkapnya dengan nada terharu.

“Kan dulu waktu kecil lihat-lihat di TV waktu orang tawaf itu sedih menangis pengen kesana dan Alhamdulillah tercapai. Harapannya pergi haji ini lancar, selalu sehat, doa-doanya terutama ya haji mabrur lah,” tuturnya.

Selain itu, Dahri Iskandar Muhammad Zen, yang bergabung dalam KLOTER BTH 16 asal Kabupaten Sarolangun, mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali ke Tanah Suci. Pada tahun ini ia berangkat ke Tanah Suci bersama sang istri tercinta, berharap untuk bisa mendapatkan amal ibadah dari rukun Islam yang kelima.

“Alhamdulillah kita bahagia sekali, apalagi ini sudah menunggu sangat lama, hampir 12 tahun juga kita diberi kesempatan umur lagi muda untuk berangkat.  Alhamdulillah bahagia sekali,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sudah melaksanakan umrah pada tahun 2013 dan menurutnya sangat berkesan hingga ia sangat merindukan, hingga menunggu tibanya waktu kembali terpanggil ke Baitullah.

“Suasana ibadahnya lima waktu, mudah-mudahan sehat selalu, dapat shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta suasana kekeluargaan bertemu umat Islam se-dunia.  Alhamdulillah itu yang kita impi-impikan,” terangnya.

Dengan mata berkaca-kaca dan penuh haru, salah seorang jemaah KLOTER BTH 16 asal Kabupaten Sarolangun yang kesehariannya berprofesi sebagai bidan, yakni Asnilya Asrul Sani Lingga, dengan rasa syukur dapat terpanggil ke Tanah Suci kembali. Ia tidak menyangka bisa kembali terpanggil ke Tanah Suci tidak untuk umrah, namun untuk berhaji karena menggantikan orang tuanya yang tidak memenuhi istithaah.

“Semoga dengan izin Allah memanggil saya, berarti Allah punya niat untuk saya. Saya yakin saya masih menjadi pendosa, tetapi Allah punya rencana untuk saya, setidaknya saya masih bia menjadi manusia yang lebih baik lagi, beribadah lagi, dan lebih memperbaiki untuk diri saya lagi,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Asnilya sebelumnya sudah pernah melaksanakan ibadah umrah pada tahun 2022. Ia mengaku sangat merindukan Tanah Suci Mekkah dan Madinah.  Ia mengaku sangat merindukan setiap sudut Kota Mekkah dan Madinah, terutama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

“Yang dirindukan dari Tanah Suci, yang pastinya sampai di Rumah Tuhan, shalat di depan Ka’bah, memegang Ka’bah, bisa shalat di Hijir Ismail-nya, bisa menyentuh Hajar Aswad, Menyentuh Multazam, dan kalau kita ke Madinah sudah pasti ke Raudhah. Jadi Mekkah dan Madinah memang sangat merindukan,” tuturnya. (Iz)

Please follow and like us:
Pin Share
Instagram