EKONOMI BISNIS

Pemerintah RI Tanggung Tiga Bulan PPh Pasal 21 Bagi Karyawan HOREKA

sekitarjambi.com – Pemerintah Republik Indonesia (RI) resmi mengeluarkan kebijakan insentif fiskal yang akan meringankan beban Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi para karyawan di sektor hotel, restoran, dan kafe (HOREKA) selama tiga bulan terakhir pada tahun 2025. Kebijakan ini diharap mampu menjaga daya beli pekerja dan mendorong stabilitas ekonomi di tengah fluktuasi sektor jasa pariwisata dan konsumsi publik.

Insentif ini berlaku 100 persen, artinya seluruh PPh 21 yang seharusnya dipotong dari gaji karyawan sektor HOREKA akan ditanggung oleh Pemerintah RI. Penerima manfaat kebijakan ini diperkirakan mencapai sekitar 552.000 pekerja. Dalam hal ini, anggaran yang disiapkan untuk mendukung kebijakan tersebut mencapai sekitar Rp120 miliar.

“Target penerimanya 552 ribu pekerja, ini diberikan 100 persen PPh untuk sisa tahun pajak 2025 atau 3 bulan. Anggarannya Rp 120 miliar,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, pada Senin (15/9/2025).

Airlangga Hartanto menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi Semester II-2025. Yang tujuan utamanya adalah:

  1. Menjaga daya beli masyarakat, terutama mereka yang bekerja di sektor langsung berinteraksi dengan publik dan terdampak fluktuasi ekonomi, inflasi, ataupun perubahan perilaku konsumen.
  2. Memperkuat stabilitas ekonomi nasional, melalui dukungan ke sektor yang padat tenaga kerja dan sangat bergantung pada arus pengunjung dan konsumsi publik.
  3. Mendorong perputaran ekonomi domestik, karena sektor HOREKA memiliki efek multiplikatif yang cukup tinggi terhadap industri penunjang seperti pangan, transportasi, dan pariwisata.

Kebijakan penanggung­jawaban PPh Pasal 21 untuk karyawan HOREKA oleh Pemerintah RI selama tiga bulan terakhir pada tahun 2025, diharap mampu menjadi stimulus yang tepat. Jika dijalankan dengan efektif dan transparan, langkah ini dapat menjaga kesejahteraan pekerja, mendukung usaha HOREKA, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di masa-masa yang masih penuh ketidakpastian. (Iz)

Please follow and like us:
Pin Share
Instagram