Jemaah KLOTER BTH 13 Tutup Deretan Jemaah Provinsi Jambi yang Wafat di Tanah Suci, 2.924 Orang Kembali ke Tanah Air

sekitarjambi – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, kabar duka kembali hadir pada penyelenggaraan ibadah haji 2025. Menutup deretan jumlah jemaah Provinsi Jambi yang wafat di Tanah Suci, seorang jemaah haji asal Kota Jambi yang tergabung dalam Kelompok Terbang (KLOTER) BTH 13, H. Herman Jamarin Ibrahim, dikabarkan wafat di Tanah Suci Mekkah pada 10 Juli 2025 pukul 18.35 WAS.
Menjadi jemaah keempat belas asal Provinsi Jambi yang wafat di Tanah Suci, berdasarkan data haramains.cloudsistem.web.id yang dikelola oleh Kantor Wilayah (KANWIL) Kementerian Agama (KEMENAG) Provinsi Jambi, Almarhum merupakan jemaah kategori Risiko Tinggi (RISTI) tergabung dalam Regu 15 dan Rombongan 4 pada KLOTER BTH 13. Berdasarkan Certificate of Date (COD) yang diterbitkan oleh Indonesian Medical Mission di Arab Saudi, Almarhum dinyatakan wafat mengalami Congestive Heart Failure dan Hypertension.
Berdasarkan riwayat perawatan terakhir, pada tanggal 13 Juni 2025 Almarhum sempat dirawat di Saudi National Hospital (SNH) karena gagal jantung dan hipertensi hingga mendapatkan perawatan di Intensive Care Unit (ICU). Kemudian pada tanggal 10 Juli 2025, Almarhum mengalami kritis dan pihak SNU memberikan code blue dengan RJP 35 menit. Berbagai upaya optimal dilakukan tim medis, namun pada pukul 18.35 WAS Almarhum dinyatakan wafat.
Diketahui Almarhum wafat di Tanah Suci pada usia 73 tahun. Ia merupakan putra kelahiran Bukittinggi pada 22 November 1951. Almarhum dimakamkan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Atas wafatnya Almarhum, maka 13 (tiga belas) jemaah dan 1 (satu) Petugas Haji Daerah asal Provinsi Jambi yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025. Sebelumnya terdapat dua belas jemaah Provinsi Jambi yang wafat yakni Akhmad Hasan Muchtar merupakan jemaah asal Kabupaten Tebo tergabung dalam KLOTER BTH 16, Syofyan Muhammad Kasidah merupakan jemaah asal Kota Sungai Penuh tergabung dalam KLOTER BTH 14, Yakkub bin Abu Bakar merupakan jemaah asal Kota Jambi tergabung dalam KLOTER BTH 13, Arumah Sarjuni Hasan Muslim merupakan jemaah asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat tergabung dalam KLOTER BTH 19, Rohmiyati Karep Alkarmidi merupakan jemaah asal Kabupaten Muaro Jambi tergabung dalam KLOTER BTH 20, Zulkipli Bujang Jamak merupakan jemaah asal Kabupaten Sarolangun tergabung dalam KLOTER BTH 16, Muri Wagiran merupakan jemaah asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur tergabung dalam KLOTER BTH 14, Rajimah Gumbri Kadir merupakan jemaah asal Kota Jambi tergabung dalam KLOTER BTH 14, Kasmuri Bin Sudiman merupakan jemaah asal Kabupaten Tebo tergabung dalam KLOTER BTH 16, Mat Nahar merupakan jemaah asal Kabupaten Kerinci tergabung dalam KLOTER BTH 18, Alimuddin Mat Damir jemaah asal Kota Sungai Penuh tergabung dalam KLOTER BTH 14, dan Zakaria Muaz jemaah asal Kabupaten Sarolangun tergabung dalam KLOTER BTH 16. Selain jemaah, terdapat seorang Petugas Haji Daerah (PHD) yang gugur dalam bertugas di KLOTER BTH 13 yakni Samsul Bahri Sapek.
Seyogyanya, Almarhum H. Herman Jamarin Ibrahim kembali ke Tanah Air tepatnya di Debarkasi Haji Antara Provinsi Jambi pada 25 Juni 2025, bersama rombongan jemaah yang tergabung dalam KLOTER BTH 13 yang diberangkatkan dari Arab Saudi pada 24 Juni 2025. Namun Almarhum harus tertinggal karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk diterbangkan.
Hingga saat ini, seluruh jemaah haji Provinsi Jambi sudah kembali ke Tanah Air, dengan jumlah yang terkonfirmasi tiba di Tanah Air sebanyak 2.924 orang. Dengan rincian 264 jemaah KLOTER BTH 13, 441 jemaah KLOTER BTH 14, 441 jemaah KLOTER BTH 16, 2 jemaah KLOTER BTH 17, 443 jemaah KLOTER BTH 18, 441 jemaah KLOTER BTH 19, seorang jemaah KLOTER BTH 19 yang tanazul awal melalui KLOTER BTH 9, 444 jemaah KLOTER BTH 20, 445 jemaah KLOTER BTH 24, dan 2 jemaah KLOTER BTH 27. (Iz)
