Jadi Tuan Rumah Media Field Trip FJM Provinsi Jambi 2026, Pertamina EP Field Jambi Tegaskan Komitmen Jalankan Operasi Selamat

sekitarjambi.com – Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Jambi bersama SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jambi menggelar kegiatan Media Field Trip pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara industri hulu migas dengan insan pers sekaligus memberikan pemahaman langsung mengenai aspek keselamatan kerja serta program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh KKKS.
Dalam hal ini PT Pertamina EP Field Jambi (PEP Jambi) menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan dengan support KKKS lainnya yang memiliki operasional kerja di Provinsi Jambi, yakni PetroChina International Jabung Ltd., Jadestone Energy Lemang Pte. Ltd., PT Seleraya Merangin Dua, Jindi South Jambi B Co. Ltd. MontD’Or Oil Tungkal Ltd., Techwin Energy South Betung, dan KSO BWP Meruap.
Kegiatan diawali sejak pagi hari, dimana para peserta berkumpul dan memperoleh pengarahan sebelum menuju lokasi Fire Ground Kenali Asam Sport Center. Setibanya di lokasi, para peserta mengikuti registrasi dan pemeriksaan kesehatan (Daily Check Up) sebagai bagian dari penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Hadir secara langsung dalam kegiatan ini yakni Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (SUMBAGSEL) Kurnia Ariwijayanti beserta jajaran, Ketua Forum Jurnalis Migas Provinsi Jambi Mursyid Songsang, Pjs. Jambi Field Manager Alfian Mayando, Officer Media Relation Zona 1 Renita Yulia Kuswindriati, Officer Emergency Response PEP Field Jambi Herkiki Suko Widyayanto, perwakilan KKKS Wilayah Jambi, dan sekitar 60 jurnalis Provinsi Jambi yang tergabung pada FJM.

Pjs. Jambi Field Manager, Alfian Mayando, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini turut mendukung penyebarluasan informasi terkait kegiatan industri hulu migas kepada masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa Media Field Trip menjadi kesempatan bagi para jurnalis untuk melihat langsung komitmen KKKS dalam menjalankan operasi hulu migas yang aman, andal, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif, kami berharap publik dapat memahami bagaimana kami, bagaimana semua KKKS menjalankan operasi hulu migas dengan secara selamat, andal, dan tentunya bertanggung jawab. Sebagai tuan rumah kegiatan ini, Pertamina EP Jambi mengajak rekan-rekan Forum Jurnalis Migas Jambi untuk melihat lebih dekat bagaimana komitmen perusahaan dalam menjalankan operasi selamat serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana untuk kita memperkuat pemahaman, kepercayaan, serta kolaborasi antara SKK Migas SUMBAGSEL dengan seluruh KKKS yang ada di wilayah Provinsi Jambi, dan tentunya tak lupa juga dukungan dari rekan-rekan media. Semoga komunikasi yang terbuka dan produktif dapat terus terjalin sehingga informasi yang diterima masyarakat semakin berkualitas dan bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” harapnya.

Selanjutnya, Ketua Forum Jurnalis Migas Provinsi Jambi, Mursyid Songsang, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara media dan pelaku industri migas dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada publik. Ia mengatakan bahwa kunci bertahannya FJM hingga saat ini adalah kebersamaan serta komitmen untuk menjaga pemberitaan yang berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Mengapa FJM ini bisa bertahan lama? Karena kita membangun organisasi ini dengan kebersamaan, kemudian tegas dan terukur. Nah kita di FJM ini, kita bebas memberitakan apapun, tapi dengan syarat beritanya berimbang. Kalau istilah sekarang ada verifikasi, kemudian ada validasi, kemudian konfirmasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya legalitas perusahaan media sebagai bentuk perlindungan bagi para wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Selain itu, legalitas perusahaan media menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik yang dihasilkan.
“Salah satu syaratnya adalah media yang berbadan hukum. Itu wajib karena itu perlindungan bagi wartawan. Kalau tidak berbadan hukum, ya itu mereka tidak serius untuk bermedia,” tegasnya.
Perwakilan SKK Migas SUMBAGSEL yang dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Formalitas dan Komunikasi, Kurnia Ari Wijayanti, memberikan sambutan dan menegaskan komitmen SKK Migas dalam menjaga keterbukaan informasi sekaligus memperkuat hubungan dengan media sebagai mitra strategis. Ia berharap sinergi antara industri hulu migas dan media dapat terus terjalin, sehingga berbagai program dan kegiatan positif perusahaan dapat diketahui oleh masyarakat luas.
“Kami memandang penting untuk menitikkan berita, menitikkan kegiatan hulu migas ini yang notabene kita kerjakan sama-sama bergandengan tangan untuk negara kita. Jadi setiap kegiatan kami inginnya bisa diekspos, bisa diberitakan. Terutama berita-berita positif, kegiatan-kegiatan positif. Yang akan dilaksanakan hari ini terkait dengan HSSE. Ada standar-standar yang harus diterapkan, minimum requirementnya ada. Dan nanti pengembangan-pengembangan disini, bagaimana memonitor, terus terkait dengan kita mempromosikan UMKM,” terangnya.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan pemaparan mengenai gambaran umum operasional PEP Jambi serta aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) yang disampaikan oleh Officer Emergency Response PT Pertamina EP Field Jambi, Herkiki Suko Widyayanto.
Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai penerapan standar keselamatan kerja, sistem tanggap darurat, hingga berbagai upaya perusahaan dalam menjaga keamanan operasional dan lingkungan kerja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Puncak kegiatan pagi hari ditandai dengan atraksi Fire Ground yang diperagakan oleh tim HSSE PEP Jambi. Para jurnalis menyaksikan secara langsung simulasi penanggulangan keadaan darurat dan kebakaran yang menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan industri migas, dan usai moment tersebut juga dilakukan sesi tanya jawab.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Budidaya Ikan di Desa Kasang Lopak Alai. Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Pawi, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan program pemberdayaan yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Pawi menyampaikan apresiasi atas komitmen SKK Migas bersama PEP Jambi yang mendampingi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
“Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Tidak dapat kami pungkiri dan merupakan sebuah nilai plus, Alhamdulillah telah menjadikan secara individu maupun kelompok, salah satu contoh bagi desa yang mau bersaing dengan desa lain,” ujar Pawi.
Para peserta FJM kemudian memperoleh pemaparan mengenai program budidaya ikan yang menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat binaan PEP Jambi yang berpusat di lingkungan Pondok Pesantren Durrotus Syafa’ah, Desa kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan simbolis program, serta kunjungan ke Pojok UMKM binaan PEP Jambi yang mempromosikan berbagai produk unggulan masyarakat.

Dalam sesi eksplorasi lokasi budidaya ikan, para jurnalis berkesempatan melihat langsung aktivitas kelompok binaan, mulai dari proses pemeliharaan hingga pengelolaan usaha perikanan. Sesi tanya jawab dengan kelompok binaan juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menggali informasi terkait dampak program terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Seorang warga kelompok binaan di Desa Kasang Lopak Alai, Sumarsono, mengapresiasi SKK Migas, KKKS, dan para jurnalis yang tergabung dalam FJM atas binaan dan kunjungannya. Ia mengaku dukungan dari berbagai pihak termasuk media, menjadi penyemangat bagi kelompoknya untuk terus mengembangkan program dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Ini adalah acara yang menurut kami membantu untuk menyemangati kami dalam melaksanakan program. Mudah-mudahan dengan kehadiran support dari teman-teman, baik itu media, membawakan kami semangat yang lebih kuat lagi. Harapan ke depan, kami tentunya bisa mencapai grafik yang telah ditentukan dengan keberhasilan atau dengan menambah ekonomi kerakyatan kami,” ungkapnya.
Kegiatan Media Field Trip Forum Jurnalis Migas Provinsi Jambi Tahun 2026 ditutup dengan perjalanan kembali ke Kota Jambi pada sore hari. Melalui kegiatan ini, insan pers diharap dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai operasional industri hulu migas serta kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Jambi. (Iz)
