GM Batanghari Ekspres Dirampok, Uang 400 Juta Rupiah Raib

sekitarjambi.com – Batanghari, Perampokan dengan modus pecah kaca kembali terjadi wilayah hukum Kabupaten Batanghari, tepatnya di SPBU Sungai Puar Desa Tanjung Putra Kecamatan Mersam, pada Selasa (7/1/2020) sekira pukul 11.25 WIB yang menyasar salah seorang korban yang bernama Raden Jufri. Raden Jufri diketahui merupakan GM surat kabar Batanghari Ekspres.

Kejadian bermula saat mobil pajero yang dikendarai Jufri tersebut berhenti di SPBU Sungai Puar Desa Tanjung Putra Kecamatan Mersam, dengan tujuan ke toilet SPBU untuk buang air kecil. Namun saat berada di dalam toilet, korban dipanggil petugas kebersihan SPBU karena alarm mobilnya berbunyi. Seketika Jufri langsung keluar dari toilet dan melihat kaca depan sebelah kiri sudah pecah, serta tas yang berisi uang senilai 400 juta rupiah dibawa kabur oleh perampok. Korban sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil, Al hasil pelaku kabur menggunakan sepeda motor.

Sementara berdasarkan keterangan korban Jufri saat dihubungi via ponsel oleh sekitarjambi.com mengakui, “Iya, Abang dirampok di pom bensin Sungai Puar. sekarang sedang berada di Polsek Mersam. Kejadian sekira pukul 11.00 WIB,”.

Menurut Jufri, tiga orang perampok tersebut menggunakan senjata api. “Mereka berjumlah tiga orang kabur dengan menggunakan sepeda motor jenis sonic tanpa menggunakan plat dan terekam di cctv,” ujarnya lebih lanjut.

Diketahui, sebelum menuju Sungai Puar, uang senilai 400 juta rupiah oleh Jufri diambil dari BRI dan Bank Mandiri di Muara Bulian, yang diperuntukkan bagi pembayaran DO sawit di wilayah Mersam.

Kapolsek Mersam, IPTU Sutisna saat dikonfirmasi via ponsel menuturkan, modus kawanan perampok dengan cara pecah kaca. “Modus pecah kaca, kejadian sekitar pukul 11.25 WIB di SPBU Sungai Puar. Mobil korban dipecah. Saat ini korban tengah kita periksa di Mapolsek dan tengah dilakukan olah cek tkp,”.(Pur)

Bagikan

46 thoughts on “GM Batanghari Ekspres Dirampok, Uang 400 Juta Rupiah Raib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: