Fasilitasi Biaya Embarkasi Antara Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji, Jemaah Apresiasi Pemerintah Provinsi Jambi

sekitarjambi.com – Rasa syukur, bahagia, dan apresiasi disampaikan oleh para jemaah haji, atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025, terutama dalam hal pembiayaan transportasi dan akomodasi. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu kelancaran dan kenyamanan jemaah dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Salah seorang jemaah KLOTER BTH 20 asal Kabupaten Muaro Jambi, H. Saiful Ibrahim Kesin, mengungkapkan rasa senang dan haru bisa sehat dan selamat kembali ke Tanah Air. Ia merasa sukses melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, berkat fasilitas dan layanan yang diterima selama penyelenggaraan ibadah haji.
“Perasaan saya sampai ke Tanah Air ini begitu senang dengan kesuksesan dari beribadah kami selama di Tanah Suci,” tuturnya.
H. Saiful Ibrahim Kesin mengungkapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi, atas fasilitas dan pelayanan yang diberikan selama proses pemberangkatan hingga pemulangan.
“Dengan ini saya mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Jambi telah membimbing kami dengan sebaik-baiknya. Dengan sempurnanya dari keberangkatan kami dari Tanah Air ke Tanah Suci, hingga pemulangannya,” ungkapnya.

Jemaah lainnya dari KLOTER BTH 20 asal Kabupaten Merangin, H. Ali Mustakim juga mengungkapkan rasa haru dan bahagianya. Berkat pelayanan dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah, ibadahnya berjalan dengan lancar dan ia dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.
“Pelayanannya sangat baik, sangat baik, sangat diurus semua sama pemerintah,” tuturnya.
H. Ali Mustakim menuturkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung dan membantu para jemaah dalam mobilisasi dari daerah asal hingga tiba ke Tanah Suci.
“Terima kasih untuk panitia (Pemerintah) Jambi, Asrama (haji) Jambi sudah mengurus kami dari awal Bangko (Ibu kota Kabupaten Merangin) sampai ke Mekkah sana, ngurusin semuanya. Sangat baiklah ya, sangat mensupport kami lah, tidak ada yang kebingungan selalu diurus maupun ada yang kesusahan selalu diurus kayak gitu,” ujarnya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi memiliki kontribusi signifikan dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Diantaranya, melalui dukungan pengadaan transportasi bus dari Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi ke Bandara Sultan Thaha Jambi begitu sebaliknya, akomodasi pesawat Lion Air dari Bandara Sultan Thaha Jambi ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam begitu sebaliknya, dan pengadaan fasilitas X-Tray yang merupakan alat deteksi barang bawaan para jemaah. Selain itu juga, Pemerintah Provinsi Jambi berperan dalam koordinasi lintas instansi untuk memperkuat pelayanan kepada para jemaah.
“Kita patut bersyukur selain membiayai pemberangkatan reguler dari Jambi menuju Batam, Bapak Gubernur beserta jajaran juga membantu penyediaan alat X-Tray yang sangat mahal, sehingga kita lebih cepat pada prosesnya, karena ada dua X-Tray yang kita pakai. Kemudian Dinas Perhubungan menyediakan bus angkutan dari asrama haji menuju bandara dan dari bandara menuju asrama haji. Itu peran-peran yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi terhadap sukses penyelenggaraan haji tahun 2025 ini,” jelasnya.
Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. mengatakan bahwa dengan adanya dukungan transportasi serta akomodasi dari Pemerintah Provinsi Jambi, maka secara langsung meringankan beban biaya yang ditanggung oleh setiap jemaah haji menuju embarkasi atau debarkasi utama yakni Batam, yang jika dinominalkan berada di kisaran Rp 6 – 7 juta per orang.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jambi tengah berupaya mewujudkan kehadiran Embarkasi Haji Jambi yang memungkinkan jemaah haji diberangkatkan langsung dari Provinsi Jambi tanpa harus melakukan perjalanan transit ke Embarkasi Haji Batam. Namun, ada persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya dengan skenario harus mampu mewujudkan bandara dengan standar penerbangan internasional. Selain itu Asrama Haji Provinsi Jambi harus memiliki kapasitas jemaah sebanyak 2 (dua) Kelompok Terbang (KLOTER).
“Skenario pertama adalah menjadikan Jambi menjadi embarkasi full, tapi banyak persyaratan. Pertama, bandara kita harus sudah memenuhi standar penerbangan internasional yang bisa dituruni pesawat berbadan besar. Kemudian asrama haji kita mestinya harus bisa menampung 2 (dua) KLOTER, sementara saat ini hanya bisa menampung 1 (satu) KLOTER. Ini dua persyaratan yang belum terpenuhi,” ujarnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Jambi saat ini telah mewacanakan untuk membangun bandara bertaraf internasional dengan panjang landasan mencapai 2.602 meter dengan lebar landasan 45 meter. Mengenai titik lokasi pembangunan bandara terdapat dua pilihan wilayah, yakni Kabupaten Muaro Jambi atau Kabupaten Tanjung jabung Timur.
Diketahui pada 14 Mei 2025 saat pemberangkatan jemaah KLOTER BTH 13 Provinsi Jambi ke Tanah Suci, Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Hasan Basri Agus (HBA) melakukan kunjungan ke Asrama EHA Provinsi Jambi. Dalam kunjungannya, HBA meninjau langsung Rumah Ramah LANSIA yang berada di Gedung Hijir Ismail. Selain itu, HBA meninjau sejumlah fasilitas, sarana, dan prasarana di Asrama EHA Provinsi Jambi, seperti ruang tunggu, kamar jemaah, dan layanan kesehatan. HBA menilai fasilitas dan sarana prasarana yang ada di Asrama EHA Provinsi Jambi sudah cukup baik untuk menunjang kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji. Namun, ia berharap dan berupaya secara bertahap bahwa fasilitas dan sarana prasarana yang ada di Asrama EHA Provinsi Jambi bisa lebih baik. (Iz)
