Diduga Dipicu Sengketa Lahan, Pria di Kecamatan Mendahara Ulu Tewas Dibunuh

sekitarjambi.com – Warga Dusun Mencolok Laut, Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (TANJABTIM), digegerkan dengan peristiwa dugaan pembunuhan yang terjadi di sebuah kebun kelapa sawit pada Jumat (10/7/2026) sekira pukul 08.30 WIB. Korban diketahui bernama Supahak (58), warga Dusun Pasir Putih, Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu. Korban ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat dugaan tindak kekerasan.
Sementara itu, terduga pelaku berinisial Hasan (50), warga Dusun SP Kiri, Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu. Berdasarkan informasi awal, peristiwa tragis tersebut diduga dipicu oleh sengketa lahan yang terjadi di kawasan Dusun Mencolok Laut.
Usai kejadian, Hasan mendatangi POLSEK Mendahara Ulu untuk menyerahkan diri. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke MAPOLRES Tanjung Jabung Timur guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
KAPOLRES Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra, melalui KAPOLSEK Mendahara Ulu AKP B. Tarigan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Petugas telah melakukan olah TKP, berkoordinasi dengan SATRESKRIM POLRES Tanjung Jabung Timur dan Puskesmas Simpang Tuan, mengumpulkan bahan keterangan, serta melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan,” ujar AKP B. Tarigan.
Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, diantaranya Said Haidir (32) selaku Kepala Dusun Mencolok Laut dan Julis Setiawan (38) yang merupakan seorang warga setempat.
Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, yakni satu unit sepeda motor Honda Revo bernomor polisi T 4264 CB milik korban, satu keranjang yang berisi parang dan gancu, serta satu unit alat semprot gulma.
Hingga saat ini, SATRESKRIM POLRES Tanjung Jabung Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang. (Iz)
