Sepi Peminat, SMP Negeri 23 Kota Jambi Berpotensi Dimerger

sekitarjambi.com – Jumlah peserta didik baru di SMP Negeri 23 Kota Jambi, tercatat hanya menerima kurang dari 10 pendaftar. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Jambi langsung mengevaluasi hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 23 Kota Jambi tersebut.
Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Jambi mempertimbangkan sejumlah langkah strategis, termasuk opsi penggabungan (merger) sekolah agar penyelenggaraan pendidikan lebih efektif dan efisien.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengatakan bahwa evaluasi akan dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik. Menurutnya, merger menjadi salah satu alternatif yang sedang dikaji pemerintah.
“Kita akan melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang jumlah siswanya sangat sedikit. Salah satu opsi yang dikaji adalah merger sekolah agar pengelolaannya lebih efisien dan kualitas pendidikan tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa rendahnya jumlah pendaftar di SMP Negeri 23 Kota Jambi yang berlokasi di Jl. Raden Fatah, Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Provinsi Jambi, dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kondisi lingkungan sekolah yang kerap terdampak banjir sehingga lapangan sekolah kerap terendam dan aktivitas belajar mengajar menjadi kurang optimal.
Selain persoalan infrastruktur, perubahan preferensi masyarakat dalam memilih sekolah juga menjadi penyebab menurunnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah negeri. Saat ini, tidak sedikit orangtua lebih memilih menyekolahkan anaknya ke pondok pesantren maupun sekolah Islam terpadu yang menawarkan program pendidikan berbasis keagamaan. (Iz)
