Terbongkar! Modus 100 Barcode di SPBU Bungo Kuras Biosolar Subsidi

sekitarjambi.com – Praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis biosolar kembali terungkap di salah satu SPBU Tebing Tinggi, Kecamatan Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Kali ini, pelangsir bekerja sama dengan operator SPBU menggunakan ratusan barcode untuk mengakali sistem distribusi.
Direktur Reserse Kriminal Khusus POLDA Jambi, Taufik Nurmandia, mengungkapkan bahwa modus yang digunakan cukup terstruktur. Operator SPBU diduga memiliki banyak barcode yang digunakan untuk melayani pelangsir secara berulang.
“Operator SPBU ini memiliki hampir 100 barcode untuk memanipulasi penjualan BBM subsidi,” ungkap Taufik saat konferensi pers pada Jumat (10/4/2026).
Sementara itu dari praktik di lapangan, satu kendaraan pelangsir bahkan diketahui dapat mengantongi puluhan barcode agar bisa berkali-kali mengisi solar subsidi.
“Pelangsir memiliki sekitar 20 barcode untuk satu mobil,” demikian informasi yang dihimpun.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Bungo. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan kendaraan pelangsir yang mengisi BBM tanpa mengikuti antrean normal.
Dari hitungan penyidik, diketahui kasus ini sudah berlangsung lama dan kerugian negara hingga April 2026 mencapai Rp 276 miliar.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka masing-masing berinisial S (31) sebagai pelangsir dan N (33) sebagai operator SPBU. Selain itu, turut diamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp 16 juta, kendaraan, serta handphone yang digunakan dalam praktik ilegal tersebut.
Modus kerja sama antara pelangsir dan operator SPBU ini memungkinkan pengisian biosolar subsidi dilakukan berulang kali dengan identitas berbeda melalui barcode, sehingga kuota BBM yang seharusnya untuk masyarakat justru diselewengkan. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, terkait penyalahgunaan distribusi BBM subsidi. POLDA Jambi menegaskan akan terus memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi dan mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan praktik serupa. (Iz)
