3.100 Jemaah Tiba di Jambi, PPIH Provinsi Jambi Sukses Selenggarakan Ibadah Haji 2024

sekitarjambi.com – Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 secara sukses digelar oleh PPIH Provinsi Jambi, baik pada fase pemberangkatan maupun pemulangan. Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 ini, Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi memberangkatan 3.118 jemaah yang berada di dalam 7 (tujuh) Kelompok Terbang (KLOTER) yakni BTH 22 hingga BTH 28.

Namun terhitung hingga fase pemulangan KLOTER terakhir yakni pada Senin 22 Juli 2024, sebanyak 3.100 jemaah dinyatakan kembali ke Debarkasi Haji Antara (DHA) Provinsi Jambi. Ribuan jemaah tersebut terdiri dari 446 jemaah KLOTER BTH 22, 446 jemaah KLOTER BTH 23, 448 jemaah KLOTER BTH 24, 446 jemaah KLOTER BTH 25, 447 jemaah KLOTER BTH 26, 445 jemaah KLOTER BTH 27, dan 422 jemaah KLOTER BTH 28.
Diinformasikan bahwa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 terhitung hingga Senin 22 Juli 2024, 15 jemaah Provinsi Jambi wafat di Tanah Suci, terdiri dari 13 orang meninggal dunia di Mekkah dan 2 orang meninggal dunia di Madinah.
Selain itu, hingga kini masih ada 2 jemaah yang dirawat intensif di RSAS yakni atas nama Jauma Hari Abdullah dari KLOTER BTH 23 dan Sakinem San Mustar dari KLOTER BTH 22. Dan terdapat seorang jemaah KLOTER BTH 23 yang dirawat di Rumah Sakit di Batam, yakni atas nama Khairul Saleh Bahari Zen dari KLOTER BTH 23 yang diterbangkan dari Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah ke Bandara Hang Nadim Batam, tanazul melalui kepulangan KLOTER BTH 28 ke Tanah Air.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Zoztafia, M.Pd.I., menuturkan bahwa kesuksesan pada pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji adalah keberhasilan berbagai pihak. Berbagai perubahan perbaikan dan efektivitas waktu dilakukan oleh PPIH Provinsi Jambi guna memberikan pelayanan optimal bagi setiap jemaah.
“Alhamdulillah untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi tahun ini berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kesuksesan pemberangkatan dan pemulangan ini tentu karena dibantu oleh berbagai pihak, terutama dari Dinas Kesehatan, TNI, POLRI, Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota,” ujarnya.
“Tahun ini banyak perubahan, dari aspek efektivitas waktu, efektivitas tenaga, misalnya ketika jemaah haji mau berangkat barang-barang bawaannya itu dibawa oleh para petugas, jemaah haji itu tidak lagi repot-repot. Kemudian untuk konsumsi, kita sediakan dimanapun jemaah haji itu berada. Kemudian di Arab Saudi, Alhamdulillah transportasi itu sangat lancar dan salah satu kebijakan Bapak Menteri Agama RI yang sangat membantu ialah sistem murur di ARMUZNA. Ini mengurangi kepadatan di Muzdalifah, dan dari informasi dan pemantauan kita selama musim haji terutama di ARMUZNA, tidak ada kelompok jemaah atau KLOTER yang sangat terlambat sampai di Mina, semuanya tepat waktu,” Dr. H. Zoztafia melanjutkan. (Mk)
