Tingkat Kekeruhan Sungai Batanghari Melonjak 1.900 NTU, Tirta Mayang Kota Jambi Pangkas Distribusi Air 20 Persen

sekitarjambi.com – Pelanggan PERUMDA Tirta Mayang Kota Jambi diimbau untuk mengantisipasi potensi terganggunya pasokan air bersih dalam beberapa waktu ke depan. Kebijakan tersebut diambil menyusul melonjaknya tingkat kekeruhan air baku Sungai Batanghari yang menembus angka hingga 1.900 NTU sejak awal November 2026. Langkah penyesuaian operasional tersebut berdampak langsung pada penurunan tekanan dan debit air di sejumlah wilayah Kota Jambi, namun dipastikan tidak menimbulkan insiden kerugian fisik maupun korban jiwa.
Pengurangan debit distribusi sebesar 20 persen tersebut diberlakukan khususnya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 2 dan IPA Tanjung Sari. Direktur Utama PERUNDA Tirta Mayang, Dwike Riantaro (Arianto), mengonfirmasi secara resmi mengenai alasan teknis penyesuaian produksi air minum tersebut.
“Langkah penyesuaian debit pengaliran sebesar 20 persen pada IPA Broni 2 dan IPA Tanjung Sari ini merupakan keputusan yang harus kami ambil demi melindungi kesehatan pelanggan,” ungkap Dwike Riantaro (Arianto).
Arianto menjelaskan lebih rinci bahwa tingkat kekeruhan yang tergolong ekstrem tersebut memerlukan perlakukan khusus agar kualitas air olahan yang diterima masyarakat tetap terjamin. Pihak manajemen tidak ingin memaksakan kapasitas produksi penuh jika berisiko menurunkan standar mutu air bersih.
“Dengan tingkat kekeruhan air baku yang mencapai 1.900 NTU, kami harus memastikan kemampuan beban pengolahan tetap optimal sehingga air yang didistribusikan ke rumah-rumah warga benar-benar memenuhi standar baku mutu yang dipersyaratkan,” ujarnya.
Penurunan debit distribusi tersebut berdampak pada sejumlah wilayah kecamatan, antara lain Kecamatan Alam Barajo, Telanaipura, Danau Sipin, Pasar, Kota Baru, Jelutung, Jambi Timur, Jambi Selatan, hingga Kecamatan Pelayangan. Gangguan pelayanan yang berpotensi dirasakan pelanggan meliputi penurunan tekanan air, berkurangnya durasi pengaliran, hingga penghentian aliran sementara di titik-titik jaringan ujung.
Untuk mengantisipasi area yang mengalami dampak signifikan, PERUMDA Tirta Mayang menyiagakan armada mobil tangki guna memberikan pasokan air bersih secara gratis bagi wilayah yang membutuhkan. Pelanggan dapat menyampaikan permohonan layanan darurat melalui nomor WhatsApp 0821-2121-9692, Call Center 112, atau pemesanan tangki di 0821-2121-9894.
“Kami akan terus memantau kualitas air baku Sungai Batanghari secara ketat dan berkesinambungan. Begitu kondisi air baku kembali normal dan memenuhi ambang batas ideal, debit distribusi akan segera kami tingkatkan secara bertahap seperti sediakala,” ujar Arianto sembari menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. (K)
