JAMBINEWS

Terkait Maraknya Uang Palsu di Kota Jambi, Ini Tanggapan DITRESKRIMUM POLDA Jambi

sekitarjambi.com – Peredaran uang palsu marak di Kota Jambi dan mengarah ke toko kelontong dan warung di kawasan Jambi Timur, Paal Merah, dan Talang Banjar, Kota Jambi.

Modus para pelaku pengedar uang palsu ini, memanfaatkan kondisi toko kelontong yang buka 24 jam dan melakukan transaksi pembelian saat kondisi toko sedang ramai.

Menanggapi hal ini, DIRRESKRIMUM POLDA Jambi, Kombes Pol Andri Ananta, mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan terkait peredaran uang palsu di Kota Jambi.

“Kalau ada laporan di POLSEK dan POLRES, kami akan sampaikan ke jajaran untuk segera mengungkap peredaran uang palsu yang terjadi di Kota Jambi,” ujarnya pada Jumat (11/10/2024).

Andri mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kota Jambi, agar lebih berhati-hati dalam bertransaksi.

“Mohon masyarakat harus lebih waspada terhadap peredaran uang palsu tersebut,” imbaunya.

Sebelumnya, salah seorang pemilik toko kelontong di Kota Jambo, Ali Harahap, mengatakan bahwa dirinya merasa sangat resah dengan peredaran uang palsu ini. Terlebih, tidak hanya sekali saja dirinya menerima pembayaran dengan uang palsu.

“Di toko saya itu, uang palsu pecahan 5 ribu, 10 ribu, dan 20 ribu, saat itu karyawan saya yang menerima,” ujarnya.

Selain miliknya, toko kelontong milik adiknya yang berada di kawasan Talang Banjar juga menjadi korban peredaran uang palsu. Bahkan, jumlah pecahan uang palsu di toko adiknya tersebut lebih banyak.

Dirinya berharap kepada pihak berwajib atau Bank Indonesia (BI) selaku pengawas peredaran uang agar dapat mengambil tindakan agar tidak meresahkan para pedagang. (Iz)

Please follow and like us:
Pin Share
Instagram