JAMBINEWS

PJJ Diperpanjang, Orangtua Diminta Awasi Aktivitas Anak di Rumah

sekitarjambi.com – Perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Jambi membuat aktivitas anak-anak kembali lebih banyak dilakukan dari rumah. Pemerintah Kota (PEMKOT) Jambi memperpanjang pelaksanaan PJJ secara daring bagi satuan pendidikan mulai Senin (31/8/2026) hingga Rabu (2/9/2026).

Kebijakan tersebut diterapkan menyusul kondisi kualitas udara di Kota Jambi yang masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat akibat kabut asap dan pencemaran udara. Dengan diperpanjangnya PJJ, sejumlah orangtua di Kota Jambi kembali harus menyesuaikan aktivitas harian, terutama dalam mendampingi anak mengikuti pembelajaran dari rumah.

Tidak hanya mengikuti kegiatan belajar secara daring, anak-anak juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum dinyatakan aman. Kondisi tersebut membuat sebagian aktivitas bermain anak yang biasanya dilakukan di luar ruangan, kini lebih banyak dialihkan ke dalam rumah.

Pemerintah Kota Jambi melalui Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 24 Tahun 2026 tentang Antisipasi Dampak Pencemaran Udara terhadap Kegiatan Belajar Mengajar di Lingkungan Satuan Pendidikan Kota Jambi, meminta orangtua atau wali turut mengawasi anak selama PJJ berlangsung. Anak-anak juga diimbau tidak melakukan aktivitas di ruang terbuka, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Kepala Dinas KOMINFO Kota Jambi sekaligus Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Saleh Ridho, mengatakan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak kita menjadi prioritas, sehingga pembelajaran tetap berjalan secara daring selama kondisi udara belum dinyatakan aman,” ujar Saleh.

Berdasarkan pemantauan Stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) Provinsi Jambi, kualitas udara di Kota Jambi masih bersifat fluktuatif. Karena itu, meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, sekolah tetap diminta memastikan proses pembelajaran berjalan efektif secara daring.

Guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dari sekolah, sementara orangtua di rumah diharap memastikan anak mengikuti pembelajaran dan tetap menjaga kondisi kesehatan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk. Bagi orangtua, perpanjangan PJJ ini sekaligus menjadi pengingat agar anak tidak menjadikan masa belajar dari rumah sebagai kesempatan untuk bermain di luar, mengingat paparan udara yang tercemar dapat berdampak terhadap kesehatan.

PEMKOT Jambi hingga kini masih memantau perkembangan kualitas udara. PJJ akan kembali disesuaikan apabila kondisi udara telah dinyatakan aman untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Masyarakat pun diminta terus mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara dan kebijakan pendidikan selama kondisi kabut asap masih terjadi di Kota Jambi. (Iz)