KABAR HAJI

Kepulangan 443 Jemaah KLOTER BTH 20 di Provinsi Jambi Disambut Langsung oleh MENHAJ RI

sekitarjambi.com – Suasana haru dan bahagia menyelimuti kepulangan jemaah haji asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam KLOTER BTH 20 pada Rabu (24/6/2026). Sebanyak 443 jemaah haji KLOTER BTH 20 tiba di Tanah Air melalui Debarkasi Haji Antara Provinsi Jambi setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Setibanya di Provinsi Jambi, seluruh jemaah disambut di Aula Debarkasi Haji Antara Provinsi Jambi oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr. K.H. Mochammad Irfan Yusuf Hasyim, M.Si., Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Anggota Komisi VIII DPR RI DAPIL Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. beserta jajaran, dan para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi.

Saat memasuki aula, para jemaah dipersilahkan duduk di kursi yang sudah disiapkan sesuai nomor urut kursi bus. Sebelum acara seremonial penyambutan kepulangan, para jemaah beristirahat sejenak sembari menikmati makanan dan minuman hangat yang disediakan oleh PPIH Provinsi Jambi.

Diinformasikan bahwa pada pemberangkatan ke Tanah Suci di tanggal 14 Mei 2026, jumlah jemaah KLOTER BTH 20 sebanyak 444 orang, namun pada kepulangan ke Tanah Air pada Rabu (24/6/2026), terdapat seorang jemaah yang masih berada di Tanah Suci karena menjalani perawatan di rumah sakit. Jemaah tersebut yakni atas nama H. Abdul Mukti Abdullah Mahmud yang merupakan jemaah asal Kota Jambi.

Sehingga jumlah jemaah yang kembali ke Tanah Air pada Rabu (24/6/2026) sebanyak 443 orang, terdiri dari 4 (empat) Petugas KLOTER, seorang petugas Tim Pemandu Haji Daerah/Tim Kesehatan Haji Daerah (TPHD/TKHD), seorang petugas dari Pembimbing Ibadah Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), 287 jemaah asal Kota Jambi, dan 150 jemaah asal Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam kesempatan ini, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr. K.H. Mochammad Irfan Yusuf Hasyim, M.Si., memberikan sambutan dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah apabila masih terdapat pelayanan ibadah haji di Tanah Air maupun di Tanah Suci yang belum memenuhi harapan.

“Saya mohon maaf mungkin pelayanan kami baik di sini, baik di perjalanan, baik di selama di Tanah Suci, baik selama perjalanan pulang, kurang memuaskan bagi Bapak/Ibu sekalian. Saya sebagai penanggung jawab Kementerian Haji, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Itu semua adalah bagian dari kelemahan kita, bagian dari kekurangan kita,” ujarnya di hadapan seluruh jemaah KLOTER BTH 20 Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., melaporkan bahwa seiring transformasi penyelenggaraan ibadah haji dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah, ia mengucapkan terima kasih kepada Menteri Haji dan Umrah RI dengan adanya peningkatan kuota haji nasional yang turut memberikan dampak positif bagi Provinsi Jambi. Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah jemaah haji yang diberangkatkan pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sejak adanya perubahan penetapan kuota, Alhamdulillah Provinsi Jambi termasuk provinsi yang terdampak secara positif. Tahun 2025 yang lalu jumlah jemaah kita 2.909, tapi tahun 2026 ini adanya kebijakan perubahan kuota, jemaah haji kita bertambah menjadi 3.306,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di masa mendatang semakin baik serta pelayanan kepada jemaah terus meningkat.

“Dan harapan kita mudah-mudahan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di tahun-tahun yang akan datang bisa berjalan dengan baik, lancar, dan kita doakan mudah-mudahan Bapak Menteri diberikan kesehatan sehingga pelayanan kita menjadi pelayanan yang terus memberikan yang terbaik untuk seluruh jemaah haji Provinsi Jambi,” harapnya.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I. dalam sambutannya berpesan dan menekankan pentingnya peran para haji dan hajjah sebagai ujung tombak pembangunan, terutama dalam membina kehidupan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

“Mau diakui atau tidak, disadari atau tidak, bahwa kami membutuhkan Bapak/Ibu sebagai ujung tombak membangun daerah masing-masing. Mulai dari alim ulama-ulamanya, dari imamnya semuanya, alangkah beruntungnya kami, alangkah berbahagianya. Insya Allah, Bapak/Ibu akan bersama kami. Dan kami harapkan, mari terus kita membangun Provinsi Jambi ini sesuai dengan kompetensi, sesuai dengan kemampuan masing-masing, khususnya atau umumnya adalah dalam bidang agama,” tuturnya.

“Keikhlasannya akan jauh berbeda dibanding sebelum berangkat haji. Kesungguhannya, keimanannya, ketawakalannya akan jauh berbeda dibanding sebelum berangkat haji. Maka, itu adalah kunci kesuksesan, kunci keberhasilan jika mau pembangunan itu mantap, tapi diridai oleh Allah SWT,” sambungnya.

Seorang jemaah haji KLOTER BTH 20 asal Kota Jambi, H. Ibnu Hayat, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Kalau saya lihat, karena saya baru sekali melaksanakan ini (ibadah haji), cukup memuaskan. Pelayanannya cukup teratur, tertib, antara petugas dengan jemaah saling berkolaborasi. Alhamdulillah selama di Masjidil Haram maupun di Madinah, kami terlayani dengan baik dan ramah. Mantaplah,” ungkapnya.

Acara seremonial diakhiri dengan penyerahan bendera merah putih oleh Ketua KLOTER BTH 20 Hj. Zakiah Daud Muhammad Djatam kepada Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr. K.H. Mochammad Irfan Yusuf Hasyim, M.Si., dilanjutkan dengan penyerahan dokumen sertifikat kepada Petugas KLOTER.

Pembacaan doa menutup rangkaian acara seremonial Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Haji Antara Provinsi Jambi Tahun 2026. Munajat dan doa syukur dipanjatkan, dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat dalam pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Suasana haru dan khidmat semakin terasa saat ditayangkan video dokumentasi perjalanan ibadah haji yang diiringi lantunan Shalawat Busyro. Tayangan tersebut menampilkan berbagai momen jemaah sejak berada di Tanah Suci hingga kembali ke Provinsi Jambi, mengingatkan kembali perjuangan, kebersamaan, dan pengalaman spiritual yang telah dilalui selama menunaikan rukun Islam kelima.

Dengan tibanya 443 jemaah KLOTER BTH 20, maka sudah sebanyak 1.331 jemaah haji Provinsi Jambi telah berhasil kembali ke daerah asal. Sebelumnya terdapat seorang jemaah tanazul keluar dari KLOTER BTH 21 ke KLOTER BTH 9 yakni atas nama Hj. Sarti Marto Abdullah asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kemudian 445 jemaah yang tergabung dalam KLOTER perdana Provinsi Jambi BTH 13, dan 442 jemaah yang tergabung dalam KLOTER BTH 19. (Iz)