KABAR HAJI

Jemaah Haji Provinsi Jambi Ungkap Haru dan Syukur Tiba di Tanah Air

sekitarjambi.com – Kedatangan jemaah KLOTER BTH 13 pada Selasa, 16 Juni 2026 merupakan bagian awal dari fase pemulangan jemaah haji Provinsi Jambi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Suasana haru pun mewarnai kepulangan jemaah haji Provinsi Jambi di Debarkasi Haji Antara Provinsi Jambi. Setelah merampungkan seluruh rukun Islam di Tanah Suci, setibanya di Aula Asrama Debarkasi Haji Antara Provinsi Jambi, para jemaah haji bersyukur dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Moment kedatangan para jemaah ini pun tidak luput dari ungkapan rasa syukur oleh sejumlah jemaah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Berbagai pengalaman dan doa pun turut diungkap sederhana, sebagai rasa bersyukurnya dapat menjadi tamu Allah SWT pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

H. Mahmud Kasan, jemaah KLOTER BTH 13 Provinsi Jambi mengungkap bahwa pada proses pemberangkatan ke Tanah Suci hingga pemulangan ke Tanah Air, pelayanan konsumsi yang diberikan PPIH terbilang optimal. Dengan keberangkatannya ke Tanah Suci, pengalaman beribadah hajinya dapat dinikmati dengan baik.

“Alhamdulillah, syukur yang sangat mendalam sejak keberangkatan hingga kepulangan. Kami makan yang sedap, tidak pernah telat, luar biasa. Alhamdulillah saya diberikan kesehatan oleh Allah SWT, Pemerintah telah mengurus kami dengan sebaik-baiknya. Pengalaman ibadah yang saya rasakan, saya menikmati betul setiap rukun haji, wajib haji dapat kami laksanakan,” ujarnya.

Jemaah KLOTER BTH 13 Provinsi Jambi lainnya, H. Kamarudin bin Basri, mengungkapkan bahwa mendaftar haji di Provinsi Jambi, dirinya yang merupakan petani di Provinsi Riau merasa bersyukur dapat menunaikan ibadah haji, setelah melakukan pendaftaran pada tahun 2013. Diceritakannya bahwa ketika mendengarkan khotbah di Arafah, dirinya menangis sembari mengungkap rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

“Alhamdulillah nyaman semua disana (Tanah Suci). Pelayanan-pelayanan nyaman, bagus semua, mulai di Madinah, ke Mekkah. Bagus semua pelayanan. Pengalamannya itu kita menangis waktu khotbah,” ujarnya.

Hal serupa turut diungkap oleh H. Wein Arifin. Menjadi jemaah KLOTER BTH 13 Provinsi Jambi, dirinya mengungkap terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberi pelayanan optimal bagi seluruh jemaah. Pengalaman berkesan pun ia ungkap sederhana, haru dirasakannya ketika beribadah di Arafah.

“Alhamdulillah malam ini telah kembali dari jeddah dari menunaikan ibadah haji. Alhamdulillah beberapa catatan plus kami pelayanan Pemerintah Indonesia di Mekkah dan Madinah cukup bagus, konsumsi tidak pernah kurang, tidak pernah lambat transportasi, pelayanan di setiap halte, di setiap terminal. Pelayanan kepada LANSIA (risiko tinggi) juga dilayani baik di ARMUZNA. Menurut beberapa informasi dari teman-teman bahwa pelayanan tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

“Haji itu ibadah yang agung, ibadah yang kalau pribadi saya sangat sulit diceritakan. Keagungan dari ibadah haji pada Arafah, Tuhan membanggakan umatnya,” lanjutnya.

Pengalaman dan rasa syukur turut diungkapkan jemaah lainnya yakni Hj. Hermaliana Hartan Ananfati. Dirinya menilai bahwa beribadah haji mengajarkan kesabaran dan rasa kebersamaan. Dengan tibanya di Tanah Air, dirinya bersyukur kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah atas pemberian fasilitas terbaik kepada para jemaah.

“Alhamdulillah selama kami dari awal berangkat sampai kami tiba di sini, kami merasa bersyukur sekali. Disana (Tanah Suci) dibutuhkan kesabaran, kesabaran bersama dengan jemaah-jemaah yang lain. Setelah itu juga dilihatkan kebersamaan kita. Disana (Tanah Suci) juga saling memberikan, membantu. Alhamdulillah kami merasa bersyukur sekali dikarenakan fasilitas yang diberikan memang cukup baik, sehingga kami merasa puas,” ujarnya.

“Pengalaman kami yang paling mengesankan itu yaitu di ARMUZNA. Di ARMUZNA kami diajarkan untuk sabar, ikhlas, dan bersyukur,” lanjutnya. (Iz)