EKONOMI BISNIS

Jelang HUT ke-81 RI, Pedagang Dekorasi Kemerdekaan di Kabupaten Muaro Jambi Keluhkan Sepinya Pembeli

sekitarjambi.com – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026 belum membawa berkah bagi para pedagang musiman pernak-pernik kemerdekaan di Kabupaten Muaro Jambi. Meski perayaan HUT RI tinggal sepekan lagi, para pedagang mengaku masih kesulitan menarik minat pembeli. Kondisi tersebut diutarakan sudah dirasakan sejak akhir Juli 2026.

Informasinya, sejumlah pedagang bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan berbagai atribut kemerdekaan mulai memenuhi kawasan Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Kelurahan Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi. Namun, ramainya pedagang belum diikuti dengan ramainya pembeli.

Salah seorang pedagang bendera asal Provinsi Jawa Barat, Cecep, mengatakan bahwa daya beli masyarakat yang menurun menjadi salah satu faktor sepinya penjualan tahun ini. Selain itu, menurutnya keberadaan toko daring atau penjualan melalui platform online juga turut memengaruhi pendapatan pedagang musiman yang berjualan di pinggir jalan.

“Untuk sekarang pemasukan paling sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu per hari. Kalau tahun-tahun sebelumnya bisa sampai Rp 3 juta sehari,” ungkap Cecep.

Menurut Cecep, kondisi tersebut cukup jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, semakin mendekati tanggal 17 Agustus, masyarakat mulai ramai membeli bendera dan berbagai atribut untuk menghiasi rumah, toko, maupun lingkungan tempat tinggal.

Meski penjualan menurun cukup drastis, Cecep mengaku tetap berharap terjadi peningkatan pembelian dalam beberapa hari ke depan. Terlebih, stok pernak-pernik kemerdekaan yang dibawanya dari luar daerah masih cukup banyak dan diharapkan dapat habis sebelum momentum perayaan HUT RI.

Untuk harga, pedagang menjual berbagai jenis atribut kemerdekaan dengan harga yang bervariasi, mulai dari sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 350 ribu per lembar, tergantung ukuran dan jenis bendera maupun atribut yang dipilih. Pedagang juga memastikan tidak menaikkan harga meski momentum kemerdekaan semakin dekat. Langkah tersebut dilakukan agar harga tetap terjangkau dan masyarakat tertarik membeli perlengkapan untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.

“Harapannya beberapa hari ke depan pembeli mulai ramai, sehingga stok yang kami bawa bisa habis,” pungkasnya. (Iz)