Lubang Ditinggal Menganga, Warga Kritik Proyek Penggalian Pipa Gas di Kota Jambi

sekitarjambi.com – Sejumlah warga Kota Jambi mengeluhkan pekerjaan pembangunan jaringan gas baru di wilayahnya. Salah seorang warga, Matlawan, menilai bahwa pekerja hanya melakukan pekerjaan sesuai keinginannya tanpa memikirkan lingkungan.
“Kami lihat kontraktor dan pekerja ini sembrono melakukan pekerjaan. Lubang dibiarkan saja ditinggalkan menganga,” keluhnya.
Ia menilai bahwa seharusnya kontraktor maupun pekerja lapangan tidak meninggalkan pekerjaan yang belum dirapikan.
“Lubang ini dibiarkan, pekerjanya sudah tidak ada lagi entah kemana. Harusnya dirapikan lagi lah setelah digali,” ujarnya.
Ia mengaku bahwa keluhan yang disampaikan bukannya tidak mendukung upaya yang tengah dilakukan pemerintah untuk mengejar ribuan sambungan jaringan gas baru.
“Pekerja juga jangan asal-asalan begini pekerjaannya. Malah terkesan merugikan masyarakat,” keluhnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Kota (PEMKOT) Jambi sendiri menargetkan penambahan sebanyak 50 ribu sambungan jaringan baru.
“Penambahan sambungan jaringan gas rumah tangga ini terus diperjuangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Jambi,” ujar Wali Kota Jambi, dr. Maulana, dikutip pada Selasa (24/2/2026).
dr. Maulana sendiri menerima audiensi dengan Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, pada 21 Januari 2026. Pembangunan jaringan gas baru ini merupakan kelanjutan dari program yang sama sebelumnya. Dimana PEMKOT Jambi telah melakukan 13.235 sambungan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga beserta infrastruktur pendukung di Kota Jambi. Berdasarkan data yang dihimpun, pelanggan jaringan gas di Kota Jambi hingga saat ini mencapai 13.226 sambungan rumah (SR) dengan 11.025 SR aktif.
“Mudah-mudahan kehadiran langsung ini dapat menunjukkan keseriusan pemerintah daerah sehingga mendapat respons positif dan Kota Jambi kembali memperoleh bantuan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga beserta infrastruktur pendukungnya,” ujar dr. Maulana. (Iz)
