NASIONAL

Meski Konflik Timur Tengah Memanas, Penerbangan Haji dan Umrah dari Indonesia Tetap Beroperasi

sekitarjambi.com – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan sejumlah negara besar tidak menghentikan operasional penerbangan ibadah haji dan umrah dari Indonesia. Pemerintah RI melalui Kementerian Perhubungan (KEMENHUB) memastikan layanan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian.

Wakil Menteri Perhubungan RI, Suntana, menyampaikan bahwa evaluasi terus dilakukan, terutama terhadap jalur penerbangan yang melintasi wilayah konflik atau zona larangan terbang (no-fly zone).

“Memang beberapa penerbangan yang melewati zona larangan terbang karena akibat perang tentu kita evaluasi. Karena memang sangat membahayakannya,” ujar Suntana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip pada Sabtu (4/4/2026).

Meski demikian, ia memastikan bahwa secara umum operasional keberangkatan jemaah haji dan umrah masih tetap berlangsung.

“Tapi syukur Alhamdulillah beberapa kegiatan saudara-saudara kita memberangkatkan ibadah umrah dan haji tetap berjalan,” lanjutnya.

Pemerintah RI menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan penerbangan. Oleh karena itu, penyesuaian rute dilakukan untuk menghindari wilayah udara yang berisiko tinggi akibat konflik.

Selain berdampak pada penerbangan ibadah, konflik Timur Tengah juga memengaruhi sektor pariwisata global. Terjadi pergeseran minat wisata masyarakat dari destinasi Eropa ke kawasan Asia seperti China dan Jepang.

“Memang kemarin ada perpindahan tujuan itu, teman-teman yang dulu mendaftarnya Eropa untuk liburan itu, kemarin itu geser ke wilayah China, Jepang, dan lain-lain,” ujar Suntana.

KEMENHUB RI memastikan akan terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas penerbangan internasional guna menjamin keselamatan serta kelancaran perjalanan jemaah di tengah situasi global yang dinamis. (Iz)

Please follow and like us:
Pin Share
Instagram