Gelar Workshop Sistem Manajemen Pengamanan, PetroChina Konsisten Bangun Budaya Keamanan Berkelanjutan

sekitarjambi.com – Dalam upaya memperkuat kesadaran dan kolaborasi dalam pengelolaan keamanan perusahaan, PetroChina International Jabung Ltd. menggelar Workshop Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada 6 – 7 November 2025 di Swiss-Belhotel Jambi. Mengusung tema “Memperkuat Sistem Manajemen Pengamanan Melalui Kesadaran dan Kolaborasi Berbasis Risiko”, kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta internal PetroChina International Jabung Ltd. dari berbagai departemen, Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Head of Security PetroChina International Jabung Ltd. Arif Atmoko beserta jajaran.

Kegiatan workshop ini diawali dengan safety moment tentang “Bekerja di Ketinggian” yang disampaikan oleh Non-Physical Security Supervisor PetroChina International Jabung Ltd., Dodi Adriyanto. Workshop SMP ini menjadi bagian dari komitmen PetroChina untuk memastikan penerapan sistem manajemen pengamanan yang efektif dan berkelanjutan di seluruh wilayah operasional perusahaan. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memahami lebih dalam pendekatan berbasis risiko dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi ancaman terhadap aset, personel, dan operasi perusahaan.

Dalam sambutannya, Head of Security PetroChina International Jabung Ltd., Arif Atmoko, menyampaikan bahwa PetroChina terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keamanan yang berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan seluruh karyawan.
“Komitmen manajemen itu salah satunya adalah memberikan alokasi kepada kita untuk peningkatan kompetensi dan skill. Sehingga pada hari ini akan memberikan refreshment ataupun hal-hal baru yang nanti akan bisa bermanfaat bagi kita semua untuk peningkatan sistem pengamanan di PetroChina. Semua karyawan, semua fungsi, departemen, memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengelola risiko keamanan di fasilitas, area, maupun di tempat kerjanya masing-masing,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh peserta kegiatan bahwa pengamanan dan operasional tidak akan bisa tercapai secara optimal apabila dari semua karyawan, departemen, dan fungsi yang ada di PetroChina tidak memiliki kesadaran untuk saling menjaga, memelihara, dan menangani semua potensi gangguan hingga ancaman. Sehingga ia menegaskan bahwa security merupakan tugas bersama.

Selama dua hari kegiatan, peserta mengikuti sesi paparan materi dan diskusi. Narasumber yang dihadirkan yakni KASUBDIT WASTER DITPAMOBVIT POLDA Jambi, AKBP Mamit Suargi, S.Pd., dengan materi yang dipaparkan berjudul “National Police Chief Regulation No. 7 of 2019 Concerning SMP and its Application in the Oil and Gas Industry”. AKBP Mamit Suargi, S.Pd. menekankan kepada seluruh peserta akan pentingnya sinergi dan kerja sama lintas pihak dalam menjaga keamanan di lingkungan objek vital nasional.
“Kita harus berkolaborasi dengan baik, gunanya untuk apa? Supaya SITKAMTIBMAS-nya aman, produksinya lancar tidak terhambat, dan tidak hilang tidak dicuri,” ujarnya.

Selain itu, PetroChina juga menghadirkan narasumber sebagai pemateri utama kegiatan SMP yakni Ivan Rezka. Dalam hal ini, ia memaparkan beberapa materi diantaranya Risk Assessment and Security Planning in Upstream Operations. Ivan Rezka turut menjelaskan mengenai Integrating of Security Management System with HSSE Management System. Dimana dalam sesi ini, narasumber berinteraksi dengan para peserta dengan melalukan Group Discussion, Material Review, dan Case Study – Security Risk Assessment.
Menutup kegiatan workshop, Arif Atmoko juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar seluruh departemen terus memberikan dukungan dalam menjaga sistem keamanan perusahaan.
“Tentunya dari seluruh rekan-rekan di departemen, (kami) sangat mengharapkan support dan dukungan kepada kami tim security yang memang di dalam mengelola risiko keamanan itu ada di tempat kami. Tetapi kontribusi dari bapak/ibu semua tentunya menjadi faktor suksesnya PetroChina dalam mengelola keamanan terutama di seluruh fasilitas, seluruh area, seluruh fungsi di departemen yang ada di PetroChina,” ungkapnya.

Kegiatan ini memberikan kesan-kesan baik dan menarik oleh para peserta. Salah seorang peserta dari perwakilan Departemen Field Administration PetroChina International Jabung Ltd., Sugiarto, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan banyak manfaat dan pengetahuan baru terkait analisis risiko keamanan di lingkungan perusahaan.
“Alhamdulillah dengan adanya workshop dua hari ini kita mendapatkan tambahan wawasan, menjadikan kita menambah dimana skema-skema untuk menganalisa security risk di perusahaan kita sehingga kita bisa memiliki wawasan yang lebih luas dan lebih detail,” ujarnya.

Selain itu, salah seorang peserta lainnya yang merupakan perwakilan Departemen Field Legal PetroChina International Jabung Ltd., Marcel Sitompul, menuturkan bahwa melalui workshop yang diberikan, ia mendapatkan pengetahuan baru khususnya dalam penerapan sistem pengelolaan risiko berbasis teknologi. Ia menilai bahwa sistem pembaharuan penting dalam pengelolaan risiko, terutama melalui penerapan sistem berbasis web yang lebih akurat dan efisien dibandingkan metode manual.
“Kita dapat pengetahuan baru dari sisi praktikal karena biasanya untuk satu risiko kita menggunakan excel tabelnya, tapi kali ini diperkenalkan dengan sistem baru itu pakai web base yang perhitungannya lebih kompleks dan jadi memang dalam mengitung risk harus lebih precision dibandingkan dari table excel tersebut. Dan karena ini memang computerization sehingga kompilasinya pun sudah dihitungin sama sistem. Kalau dari excel kan kita harus bikin perhitungan satu-satu,” tuturnya. (Iz)
