Tabrakan Beruntun di JALINSUM, Sopir Tewas dan Sembilan Penumpang Alami Luka Serius

sekitarjambi.com – Tragedi kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut nyawa kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (JALINSUM) kawasan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Insiden maut tersebut melibatkan angkutan umum (angkot) Koperasi Pengangkutan Umum Medan (KPUM) yang melaju kencang hingga menghantam keras kendaraan angkutan barang di depannya hingga rongsok parah.
Berdasarkan data penanganan evakuasi Korps Lalu Lintas (KORLANTAS) Kepolisian Resor (POLRES) Serdang Bedagai di lokasi kejadian, tercatat seorang pengemudi angkot meninggal dunia akibat benturan fatal di bagian dada dan kepala. Sementara sembilan orang penumpang menderita luka-luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Benturan keras dalam musibah lalu lintas tersebut sempat menyebabkan arus kendaraan di jalur Lintas Sumatera mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi bangkai armada dilakukan.
Peristiwa tabrakan beruntun yang merenggut nyawa tersebut terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026 pagi hari dan penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP) diselesaikan petugas pada hari yang sama. Seluruh korban luka-luka langsung mendapatkan penanganan medis darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman dan Rumah Sakit Triatpa Perbaungan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (KASAT LANTAS) POLRES Serdang Bedagai, AKP Fauzi, dalam keterangannya pada Rabu, 14 Oktober 2026, membenarkan musibah kecelakaan beruntun yang menewaskan sang pengemudi angkot tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemicu utama kecelakaan diduga akibat jarak aman antar kendaraan yang terlalu dekat dalam kecepatan tinggi.
AKP Fauzi pada kesempatan yang sama menuturkan bahwa tim penegak hukum lalu lintas telah mengamankan barang bukti kendaraan serta melakukan olah TKP guna mengusut penyebab pasti tabrakan. Pihaknya memastikan penanganan evakuasi penumpang luka-luka menjadi prioritas utama petugas di lapangan.
“Kecelakaan melibatkan angkutan umum KPUM yang menabrak bagian belakang kendaraan truk hingga mengakibatkan pengemudi angkot meninggal dunia di tempat dan sembilan penumpang mengalami luka-luka,” tegas AKP Fauzi.
Sementara itu, Pakar Transportasi Jalan Raya Universitas Sumatera Utara, Dr. Eng. Ir. Iwayan Darmawa, M.T., pada Rabu, 14 Oktober 2026, menyoroti pentingnya kelayakan armada angkutan umum serta kedisiplinan pengemudi dalam menjaga kecepatan di jalur utama Lintas Sumatera. Pihaknya meminta Dinas Perhubungan (DISHUB) melipatgandakan uji laik jalan (ramp check) berkala pada armada KPUM.
“Kecelakaan lalu lintas di jalan lintas antar provinsi kerap dipicu oleh kelalaian pengemudi menjaga jarak aman serta kondisi rem kendaraan angkutan umum yang kurang optimal,” ujar Dr. Eng. Ir. Iwayan Darmawa, M.T.
Dr. Eng. Ir. Iwayan Darmawa, M.T. turut menambahkan bahwa penjaminan hak santunan bagi korban meninggal dunia maupun korban luka-luka harus segera disalurkan oleh PT Jasa Raharja (PERSERO) guna membantu meringankan beban keluarga korban. Pengawasan ketat terhadap jam kerja sopir angkutan publik dipandang perlu guna mencegah kelelahan fatal saat berkendara.
“Penanganan cepat evakuasi para korban dan jaminan perlindungan asuransi harus dipastikan berjalan lancar bagi seluruh korban kecelakaan di Perbaungan,” tambah Dr. Eng. Ir. Iwayan Darmawa, M.T.
Atas tragedi lalu lintas pada Rabu, 14 Oktober 2026 tersebut, aparat Kepolisian Sektor (POLSEK) Perbaungan bersama POLRES Serdang Bedagai mengimbau seluruh pengguna jalan dan sopir angkutan umum untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan kecelakaan. Kasus laka lantas maut tersebut berada dalam penanganan penuh Unit GAKKUM SATLANTAS POLRES Serdang Bedagai. (K)
