Selesaikan Seluruh Rangkaian Rukun Ibadah, Jemaah Haji Asal Kabupaten Merangin Wafat di Mekkah

sekitarjambi.com – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, kabar duka kembali datang dari Tanah Suci Mekkah. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dilaporkan wafat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian rukun ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.
Jemaah tersebut bernama H. Iman Suwarno Kariyo Rejo, tergabung dalam Regu 20, Rombongan 5 (lima) KLOTER BTH 19 Provinsi Jambi. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada usia 65 tahun, di Moro Al Alameyah Hotel, Mekkah, pada Rabu (3/6/2026) pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Saat detik-detik terakhir, almarhum mendapat pendampingan dari mutawwif yang merupakan Ketua KLOTER BTH 19 Provinsi Jambi, H. Mas Adi.
Berdasarkan Certificate of Death (COD) atau surat keterangan kematian dengan standar medis internasional ICD-10 yang diterbitkan oleh Indonesian Medical Mission di Arab Saudi dan ditandatangani oleh dokter pemeriksa dr. Fuji Ramadhani, penyebab kematian almarhum berkaitan dengan gangguan jantung serius. Diagnosa medis mencatat almarhum mengalami Cardiogenic Shock yang dipicu oleh Acute Myocardial Infarction atau serangan jantung akut, dengan riwayat penyakit Ischemic Heart Disease sebagai penyakit dasar. Selain itu, tim medis juga menemukan kondisi lain yang turut memperberat kesehatan almarhum, yakni Pure Hyperglyceridemia atau tingginya kadar trigliserida dalam darah.
“Kami mengonfirmasi bahwa jemaah haji atas nama Bapak Iman Suwarno wafat di Mekkah karena mengalami kegagalan fungsi jantung akut. Semua dokumen administrasi dan sertifikat kematian telah diterbitkan secara resmi oleh Misi Medis Haji Indonesia agar proses pemulasaraan serta pemakaman almarhum di Tanah Suci dapat segera dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar dr. Fuji Ramadhani, mengutip dari rilis Media Center Haji (MCH) Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi.
Sementara itu, Ketua KLOTER BTH 19 Provinsi Jambi, H. Mas Adi, mengungkapkan kronologi wafatnya almarhum. Dimana sebelum wafat, kondisi kesehatan almarhum sempat mengalami penurunan kesehatan pasca menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, Mina (ARMUZNA). Meski demikian, almarhum masih sempat menyelesaikan tawaf ifadah dengan bantuan kursi roda.
“Setelah puncak ibadah haji ARMUZNA, beliau (almarhum) sering sesak napas dan demam. Senin, 1 Juni 2026 kemarin masih bisa tawaf ifadah dengan kursi roda dan tidak ada masalah,” ungkapnya.
H. Mas Adi mengungkap bahwa almarhum mengembuskan napas terakhirnya dalam keadaan sedang mempersiapkan diri untuk beribadah. Sebelum mengalami sesak napas, almarhum diketahui hendak mengambil air wudhu di kamar mandi hotel tempatnya menginap.
“Siang 3 Juni 2026 sekira pukul 12.40 WAS, ketika mau ambil wudhu di kamar mandi hotel, beliau (almarhum) sesak napas dan terduduk di kamar mandi. Oleh kawan sekamar dibawa ke klinik sektor di lantai 2 hotel. Belum sampai ke klinik, di dalam lift sudah meninggal dunia, diagnosa dokter KLOTER serangan jantung,” tuturnya.
Atas wafatnya almarhum, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga almarhum khusnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Sebagai informasi, almarhum sebelumnya diberangkatkan dari Embarkasi Haji Batam ke Tanah Suci Mekkah pada 12 Mei 2026 pukul 21.05 WIB. Dengan wafatnya almarhum H. Iman Suwarno Kariyo Rejo, maka sudah 4 (empat) jemaah Provinsi Jambi yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Sebelumnya sudah terdapat tiga jemaah wafat di Tanah Suci, yakni Asniyati Ahmad Bawari yang merupakan jemaah KLOTER BTH 24 asal Kabupaten Sarolangun, Khairusni Bilal Usman yang merupakan jemaah KLOTER BTH 19 asal Kabupaten Kerinci, dan H. Nasrullah Ismail Sabri yang merupakan jemaah KLOTER BTH 24 asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Sesuai prosedur penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Arab Saudi, jemaah yang wafat di Tanah Suci dimakamkan di wilayah Arab Saudi setelah seluruh administrasi dan proses pemulasaraan diselesaikan oleh petugas haji Indonesia yang ada di Arab Saudi. Proses pemakaman dilakukan secara syariat Islam dan didampingi petugas haji yang berada di Mekkah. PPIH juga terus melakukan pendampingan dan komunikasi dengan keluarga almarhum dan almarhumah di daerah asal, sekaligus memastikan seluruh hak-hak jemaah terpenuhi sesuai ketentuan penyelenggaraan ibadah haji. (Iz)
