KABAR HAJI

3.301 Jemaah Diberangkatkan ke Tanah Suci, PPIH EHA Provinsi Jambi Sukses Kawal Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

sekitarjambi.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi sukses menyelesaikan proses pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 3.301 jemaah Provinsi Jambi resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Batam.

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sejak 5 hingga 21 Mei 2026 dengan rincian sebagai berikut:

  • 442 jemaah KLOTER BTH 13
  • 443 jemaah KLOTER BTH 19
  • 444 jemaah KLOTER BTH 20
  • 444 jemaah KLOTER BTH 21
  • 444 jemaah KLOTER BTH 22
  • 444 jemaah KLOTER BTH 23
  • 444 jemaah KLOTER BTH 24
  • 196 jemaah KLOTER BTH 25

Seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dengan pengawalan ketat dari PPIH Provinsi Jambi, mulai dari layanan one stop service hingga mobilisasi transportasi jemaah menuju Bandara Sultan Thaha Jambi.

Diketahui data awal kuota normal jemaah Provinsi Jambi pada penyelanggaraan ibadah haji tahun 2026 berjumlah 3.306 orang. Namun hingga pemberangkatan KLOTER BTH 25 pada Kamis (21/5/2026), PPIH Provinsi Jambi menerbangkan 3.301 jemaah. Dimana terdapat 5 (lima) jemaah ditunda keberangkatannya karena sakit dengan status tidak laik terbang. Kelima jemaah tersebut, yakni:

  1. Iramawaty Siregar Abdul Chatib jemaah KLOTER BTH 13 asal Kota Jambi, tunda keberangkatan karena demensia.
  2. Muhammad Ali jemaah KLOTER BTH 19 asal Kabupaten Kerinci, tunda keberangkatan karena sakit.
  3. Zuhdi Jafar Idris jemaah KLOTER BTH 22 asal Kabupaten Tebo, tunda keberangkatan karena sakit.
  4. Meshcah Claula Farica jemaah KLOTER BTH 23 asal Kabupaten Batanghari, tunda keberangkatan karena hamil.
  5. Tuminah Setu Abdullah jemaah KLOTER BTH 24 asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tunda keberangkatan karena sakit.

Keberhasilan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi, pihak keamanan TNI/POLRI, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia menilai seluruh proses keberangkatan jemaah berjalan lancar dan sesuai rencana, termasuk berbagai inovasi pelayanan yang telah diterapkan untuk mendukung kenyamanan jemaah selama di Asrama EHA Provinsi Jambi.

“Sejauh ini semua berjalan lancar, rapi sesuai yang direncanakan termasuk beberapa inovasi yang kita lakukan. Untuk petugas yang ada di Mekkah dampingi jemaah kita progress laporannya kepada kita dan kita akan pantau pergerakan jemaah sampai selesai ARMUZNA. Kepada seluruh petugas PPIH di Asrama EHA Provinsi Jambi yang sudah memberikan dukungan kita ucapkan terima kasih mudah-mudahan kita bertemu lagi di proses pemulangan (jemaah kembali ke Tanah Air),” ungkapnya.

Selain mengapresiasi petugas dan memastikan kelancaran keberangkatan para jemaah, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. juga terus mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri menghadapi rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA). Menurutnya, momen tersebut merupakan kesempatan berharga sehingga seluruh waktu dan tenaga perlu difokuskan untuk menjalankan ibadah dengan optimal.

“Bagi jemaah di Tanah Suci ini sudah memasuki titik-titik krusial, yakni akan diberangkatkan ke ARMUZNA tanggal 25 Mei. Maka jaga kesehatan, fokuskan pada ibadah yang sudah ditunggu belasan tahun. Konsentrasi ibadah karena itu tidak mungkin ditemukan kembali sepanjang hidupnya. Maka manfaatkan waktu yang ada ini,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. berharap kualitas penyelenggaraan ibadah haji terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, kehadiran Kementerian Haji dan Umrah RI menjadi langkah positif dalam mewujudkan pelayanan ibadah haji yang semakin baik, mulai dari peningkatan kualitas jemaah hingga optimalisasi layanan petugas, sehingga masyarakat dapat merasakan kepuasan atas pelayanan yang diberikan selama proses ibadah haji di Tanah Suci.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan antar jemaah selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, seluruh jemaah asal Provinsi Jambi yang menempati hotel dan wisma yang sama, harus saling membantu dan menjaga satu sama lain, terutama dalam mendampingi jemaah Lanjut Usia (LANSIA), agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar dan penuh kekeluargaan.

“Kita sesama warga Jambi, satu hotel disana (Tanah Suci), satu maktab, penting, mereka saling tolong-menolong, saling menjaga, agar mereka kompak beribadah, yang tua ditolong oleh yang muda. Saya yakin dan percaya bahwa tahun ini akan lebih baik dari ibadah haji sebelum-sebelumnya, Insya Allah,” ujarnya.

Suasana haru turut mewarnai pelepasan KLOTER terakhir BTH 25 di Asrama EHA Provinsi Jambi. Tangis haru jemaah pecah saat bersalaman dan berpamitan dengan para petugas sebelum berangkat menuju Tanah Suci. Seluruh jajaran PPIH Provinsi Jambi melambaikan tangan menandakan selamat jalan kepada seluruh jemaah yang mulai meninggalkan Asrama EHA Provinsi Jambi. Dengan berangkatnya KLOTER terakhir, maka seluruh proses pemberangkatan jemaah haji asal Provinsi Jambi tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi tuntas dilaksanakan. (Iz)