KABAR HAJI

Berbalut Kain Ihram, Jemaah Calhaj KLOTER BTH 19 Provinsi Jambi Diberangkatkan ke Tanah Suci

sekitarjambi.com – Suasana penuh khidmat menyelimuti Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi pada prosesi keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) KLOTER BTH 19 menuju Tanah Suci, Selasa (12/5/2026).  Sebelum diberangkatkan, seluruh jemaah telah bersiap dari kamar asrama, dimana kain ihram membalut tubuhnya dengan pakaian wajib haji yakni ihram.

Sebelum resmi diberangkatkan ke Bandara Sultan Thaha, para jemaah terlebih dulu menjalani serangkaian pemeriksaan ketat, mulai dari pemeriksaan barang bawaan menggunakan mesin X-ray hingga body check.  Sejak pagi hari, para jemaah terpantau tertib mengikuti alur pemeriksaan di area Asrama EHA Provinsi Jambi.

Di Aula Arafah Asrama EHA Provinsi Jambi, seremoni pelepasan keberangkatan jemaah diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur’an.

Hadir pada acara seremonial keberangkatan jemaah KLOTER BTH 19 Provinsi Jambi yakni Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. beserta jajaran, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. beserta jajaran, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesti Haris, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Dewi Kurniaty Wahyudi, Plt. Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi dr. Dewi Juli Arta, serta sejumlah stakeholder terkait.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., menginformasikan bahwa jemaah KLOTER BTH 19 berada dalam gelombang kedua penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.  Untuk itu dari Tanah Air, para jemaah langsung mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah untuk selanjutnya melakukan perjalanan darat ke Mekkah.

Para jemaah KLOTER BTH 19 akan berada di Sektor 3 Syisyah.  Dimana pada puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (ARMUZNA), para jemaah terkategori LANSIA dan disabilitas akan mengikuti skema murur.

“Yang mabit di Mina adalah jemaah yang sehat (tidak LANSIA dan disabilitas), nanti mereka berada di Mina, merekalah yang membadal lontarkan jemaah-jemaah LANSIA atau jemaah-jemaah disabilitas. Kenapa? Karena intinya bahwa jemaah haji yang LANSIA itu uzur syar’i yang dibolehkan baginya mewakilkan melontar jumrah di Mina kepada jemaah-jemaah haji yang sehat. Tidak ada lain, keputusan Kementerian Haji dan Umrah untuk menjaga jemaah haji LANSIA agar tetap nyaman sehingga pulang dari Arafah hanya lewat Muzdalifah, melintas Mina, kembali ke hotel, dan tidur,” ujarnya.

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. dalam arahannya sekaligus melepas keberangkatan jemaah menyampaikan bahwa jemaah yang ditakdirkan bisa berangkat ke Tanah Suci harus banyak bersyukur. Ia mengingatkan para jemaah agar memanfaatkan kesempatan berhaji yang telah lama dinantikan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, serta menyerahkan seluruh niat dan ibadah hanya kepada Allah SWT.

“Jangan sia-siakan nikmat Allah ini.  Manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bapak/Ibu begitu sudah pakai ihram ini, serahkan semua pada Allah SWT. Sebagai nasihat kami kepada jemaah sekalian, kita berangkat haji ini susah minta ampun, menunggunya lama, prosesnya panjang.  Bapak/Ibu, jangan sia-siakan waktu ini,” tuturnya.

Diketahui, jemaah KLOTER BTH 19 yang tiba di Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi sebanyak 444 orang. Namun saat diberangkatkan menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam, jemaah yang laik terbang sebanyak 442 orang. Hal tersebut dikarenakan dua jemaah harus menunda keberangkatan karena masih menjalani perawatan medis di Kota Jambi.

Dua jemaah KLOTER BTH 19 yang tunda berangkat pada Selasa, 12 Mei 2026 yakni atas nama Suradi Kartowiyono Wasima, berusia 74 tahun, asal Kabupaten Merangin yang mengalami sakit dan dirujuk ke Rumah Sakit Mitra, serta jemaah atas nama Muhammad Ali, berusia 50 tahun, asal Kabupaten Kerinci yang mengalami sakit dan dirujuk ke Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi.  Keduanya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan tahap ketiga oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi pada masa embarkasi.

Diinformasikan untuk keberangkatan dari Embarkasi Haji Batam ke Tanah Suci, jumlah jemaah yang diterbangkan sebanyak 443 orang. Seorang jemaah KLOTER BTH 13 asal Kota Jambi atas nama Samsuddin Buyung Kenek yang sebelumnya sempat ditunda keberangkatannya akibat sakit saat berada di Embarkasi Haji Batam, kini diberangkatkan ke Arab Saudi dan bergabung dalam penerbangan KLOTER BTH 19.  Meski demikian, setibanya di Tanah Suci, jemaah tersebut akan kembali bergabung dengan rombongan KLOTER BTH 13.

Keberangkatan jemaah ditandai dengan penyerahan bendera merah putih oleh PPIH Provinsi Jambi melalui Gubernur Jambi, kepada Ketua KLOTER BTH 19 Provinsi Jambi Mas Adi. Penerbangan para jemaah dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam menggunakan 3 unit pesawat maskapai Lion Air, dengan ketibaan seluruh jemaah pada pukul 15.05 WIB.

Sesuai jadwal yang ditetapkan, setelah melakukan transit di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, para jemaah KLOTER BTH 19 akan diterbangkan ke Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 21.05 WIB.  KLOTER BTH 19 masuk dalam gelombang kedua pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Masuk dalam penyelenggaraan ibadah haji gelombang kedua, jemaah KLOTER BTH 19 diterbangkan langsung ke Jeddah selanjutnya mengikuti rangkaian ibadah di Mekkah. (Iz)