JAMBINEWS

Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2025, Asrama EHA Provinsi Jambi Sambut Kedatangan KLOTER Pertama BTH 13

sekitarjambi.com – Selasa, 13 Mei 2025 merupakan hari pertama bagi Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi menyambut kedatangan para Jemaah Calon Haji (JCH) Tahun 1446 H/2025 M.  Kedatangan para jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (KLOTER) BTH 13 dilakukan secara bertahap, mulai dari 35 jemaah Kabupaten Kerinci pada pukul 08.00 WIB, 6 jemaah Kabupaten Muaro Jambi pada pukul 10.00 WIB, dan 220 jemaah Kota Jambi pada pukul 10.00 WIB.  Pada KLOTER BTH 13, diisi oleh 3 orang Petugas Haji Daerah/KBIHU dan 3 orang PPIH KLOTER.

Dengan jumlah 267 orang, kedatangan jemaah disambut langsung oleh para Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) EHA Provinsi Jambi.  Memasuki Aula Arafah, para jemaah diberikan arahan dan pelayanan konsumsi.

Di Asrama EHA Provinsi Jambi, para jemaah diarahkan untuk mengikuti layanan satu pintu (one stop service), terdiri dari pengecekan kesehatan yang merupakan pemeriksaan akhir oleh tenaga kesehatan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi guna melihat dan memverifikasi hasil pemeriksaan kesehatan yang sebelumnya dilakukan oleh pihak puskesmas di masing-masing kabupaten/kota.  Pada pemeriksaan akhir ini, setiap jemaah dilakukan pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, saturasi oksigen, dan bagi jemaah perempuan dilakukan tes urine guna mendeteksi kehamilan.  Pada pemeriksaan kesehatan akhir ini, setiap jemaah dapat melakukan konsultasi kesehatan guna memastikan kelayakan terbang.  Guna membekali selama berada di Tanah Suci, masing-masing jemaah dibekali tas medis yang berisi tissue anti bakteri, botol spray yang dapat diisi air zam-zam ketika berada di Tanah Suci, hand sanitizer, dan oralit guna pencegahan penyakit diare dan dehidrasi.

Tidak hanya pengecekan kesehatan akhir, pada proses one stop service, setiap jemaah diberikan gelang identitas, living cost senilai 750 Riyal bagi jemaah reguler, serta akomodasi KIJH berupa pembagian kartu tanda pengenal jemaah dan nomor kamar Asrama EHA Provinsi Jambi.

Pada acara seremonial penyambutan kedatangan jemaah, masing-masing Kepala Kantor Kementerian Agama baik dari Kabupaten Kerinci, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kota Jambi menyerahkan Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA) yang merupakan dokumen resmi secara sah bagi jemaah untuk memasuki Asrama EHA Provinsi Jambi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., menuturkan bahwa di hari pertama kedatangan jemaah ke Asrama EHA ini berlangsung dengan tertib dan tepat waktu. Ia berharap di hari-hari berikutnya proses kedatangan jemaah hingga keberangkatan ke Tanah Suci berjalan dengan baik.

“Saya ucapkan selamat datang di embarkasi, Bapak/Ibu nanti akan mengikuti pemeriksaan kesehatan. Tugas kami 24 jam stand by disini (Asrama EHA Provinsi Jambi).  Bapak/Ibu jangan khawatir,  semua petugas haji ini mulai dari kabupaten/kota sampai di Tanah Suci sampai kembali sudah stand by. Kami ikhlaskan untuk melayani Bapak/Ibu sekalian,” ujarnya.

Pada KLOTER BTH 13, jemaah tertua berasal dari Kota Jambi atas nama Chasjanah Rohana Makmur berusia 85 tahun.  Sementara jemaah termuda berusia 18 tahun, berasal dari Kota Jambi atas nama Umi Habibah Salsabila.

Ketua KLOTER BTH 13, Fahmi Dharmawan, menuturkan bahwa KLOTER BTH 13 merupakan gabungan jemaah antara Provinsi Jambi sebanyak 267 orang dan Provinsi Riau sebanyak 178 orang.  Sebagai KLOTER gabungan yang berjumlah 445 orang, KLOTER BTH 13 berisikan 192 jemaah terkategori Lanjut Usia (LANSIA) asal Provinsi Jambi.

Fahmi juga mengatakan bahwa sesuai dengan tagline “Haji Ramah LANSIA dan Disabilitas,” sebagai Petugas KLOTER ia memiliki strategi untuk melayani jemaah di Tanah Suci. Ia menyebutkan bahwa setibanya di Tanah Suci Mekkah, para jemaah akan melaksanakan haji tamattu dengan melaksanakan umrah terlebih dahulu, sehingga jemaah yang sehat akan didahulukan melaksanakan umrah, kemudian di hari berikutnya umrah dilaksanakan oleh jemaah LANSIA dan Disabilitas.

“Semoga ibadahnya lancar, sehat semua, sehingga tidak ada halangan. Perginya lengkap, pulangnya juga lengkap,” tuturnya.

Salah seorang jemaah KLOTER BTH 13, H. Abdul Kholiq Bahrun Salim, menuturkan bahwa kali ini adalah ibadah haji kedua bagi dirinya.  Dimana pada tahun 2007 lalu dirinya sudah menunaikan ibadah haji pertama, selanjutnya pada tahun 2012 mendaftar kembali bersama sang istri.  Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dituturkan bahwa sudah jauh sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.  Dimana pelayanan yang diberikan kepada jemaah sudah jauh sangat optimal, hal ini dirasakannya dari berbagai aspek mulai dari administrasi hingga penyambutan pelayanan yang ada di Asrama EHA Provinsi Jambi.

“Sepertinya Kementerian Agama yang ditunjuk oleh pemerintah untuk melaksanakan kepengurusan ibadah haji setiap tahunnya terus memperbaiki hal-hal yang dirasa selama ini kurang baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci. Dan perbaikan-perbaikan itu terus dilakukan setiap tahun, sehingga kita dari tahun ke tahun merasakan bahwa pelayanannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.

Usai mengikuti kegiatan seremonial dan one stop service di Aula Arafah Asrama EHA Provinsi Jambi, para jemaah dimobilisasi untuk memasuki kamar istirahat.  Sebagai pelayanan optimal, para jemaah (LANSIA) dan Disabilitas dimobilisasi menggunakan golf car (mobil golf). (Mk/Iz)

Please follow and like us:
Pin Share
Instagram