DAERAH

Titik Panas Masih Terdeteksi, BPBD Kabupaten Tebo Perpanjang Status Siaga Darurat KARHUTLA Tahap IV Hingga Akhir November 2026

sekitarjambi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo resmi memperpanjang masa berlaku status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) tahap keempat terhitung mulai akhir Oktober hingga akhir November 2026. Langkah tersebut diambil lantaran tim SATGAS lapangan masih terus mendeteksi kemunculan titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah kecamatan, meski beberapa daerah di Kabupaten Tebo sempat diguyur hujan. Pihak BPBD bersama tim gabungan terus menyiagakan personel untuk melakukan pengecekan langsung (ground check) serta tindakan pendinginan di lokasi rawan.

Rilis penetapan perpanjangan status siaga darurat KARHUTLA di wilayah Kabupaten Tebo tersebut disampaikan secara resmi kepada publik pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 14.09 WIB. Keputusan tersebut diambik berdasarkan hasil rapat koordinasi teknis bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BPBD Provinsi Jambi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, dalam keterangannya pada Jumat, 30 Oktober 2026, menuturkan bahwa sebaran titik panas masih terdeteksi di beberapa kawasan, salah satunya di Kecamatan Sumay dan Kecamatan Muara Tabir. Petugas langsung diterjunkan ke lapangan guna memastikan api tidak meluas.

“Hotspot terpantau di beberapa kecamatan, diantaranya Sumay dan Muara Tabir. Kami sudah melakukan pengecekan di lapangan dan telah dilakukan penanganan di titik hotspot tersebut sekaligus ground check,” ujar Joko Ardiawan.

Joko Ardiawan pada kesempatan yang sama menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel pemadam terus ditingkatkan apabila sewaktu-waktu ditemukan titik api baru. Tim SATGAS dipastikan langsung bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan hingga lokasi benar-benar aman.

“Kalau hari ini seandainya masih ditemukan titik hotspot, dilakukan pemadaman dan sekaligus pendinginan,” ujar Joko Ardiawan.

Lebih lanjut, Joko Ardiawan memaparkan prediksi BMKG Jambi mengenai potensi curah hujan yang diperkirakan akan membasahi wilayah Kabupaten Tebo dalam tiga hari ke depan. Walau prakiraan cuaca mendukung pengendalian KARHUTLA, masyarakat tetap diminta menjaga kewaspadaan dan tidak membakar lahan.

“Untuk keadaan sekarang dan beberapa hari ke depan, berdasarkan informasi BMKG Jambi, prakiraannya akan ada hujan di Kabupaten Tebo untuk tiga hari ke depan, mulai dari hari ini, besok, dan lusa,” tambah Joko Ardiawan.

Joko Ardiawan turut menekankan larangan keras bagi seluruh warga maupun pemilik perkebunan agar tidak menggunakan metode pembakaran saat membersihkan areal lahan. Imbauan mengenai pengelolaan sampah juga disampaikan guna meminimalisasi pemicu kebakaran.

“Namun begitu, kita tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau jangan sampai melakukan pembukaan dengan cara membakar. Buanglah sampah pada tempatnya agar terhindar dari potensi kebakaran,” tegas Joko Ardiawan.

Di samping itu, Joko Ardiawan menjelaskan perpanjangan status Siaga Darurat KARHUTLA tahap keempat tersebut akan dievaluasi secara berkala di pertengahan masa penetapan. Apabila kondisi lapangan dinilai kian kondusif dan stabil, pihak BPBD akan berkonsultasi kembali dengan BMKG untuk langkah penyesuaian status berikutnya.

“Untuk perpanjangan terkait status siaga KARHUTLA di Kabupaten Tebo sampai hari ini, dari hasil koordinasi kita dengan BMKG dan BPBD Provinsi Jambi, kami perpanjang untuk tahap yang keempat dari akhir bulan Oktober sampai akhir November 2026,” ujar Joko Ardiawan.

Atas penetapan perpanjangan status siaga pada Jumat, 30 Oktober 2026, BPBD Kabupaten Tebo bersama jajaran TNI, POLRI, serta Manggala Agni terus menyiagakan peralatan pemadam di posko-posko terpadu. Pemantauan satelit hotspot dan patroli darat tetap dioptimalkan hingga akhir November 2026. (K)