EKONOMI BISNIS

Harga Emas Antam Anjlok Pada Kamis Pagi, Buyback Ikut Menyusut

sekitarjambi.com – Grafik harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penurunan signifikan pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026. Berdasarkan pemantauan langsung dari laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.23 WIB, harga emas batangan pecahan satu gram terkoreksi sebesar Rp 15.000,- sehingga posisinya merosot ke level Rp 2.565.000,- dari yang sebelumnya berada di angka Rp 2.580.000,- per gram.

Menyusul penurunan harga jual tersebut, nilai transaksi buyback atau harga jual kembali ke Antam juga mengalami penyesuaian turun menjadi Rp 2.366.000,- per gram. Dalam transaksi penyesuaian harga tersebut, tidak tercatat adanya korban jiwa maupun korban luka-luka karena merupakan fluktuasi murni pasar keuangan nasional.

Pergerakan nilai komoditas tersebut langsung memicu perhatian para investor komoditas serta pelaku usaha perhiasan di tanah air. Kebijakan potongan pajak atas transaksi komoditas emas batangan pun tetap diberlakukan secara ketat sesuai dengan regulasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Analis Pasar Modal Logam Mulia, Rian Pratama, pada Kamis, 8 Oktober 2026, menuturkan faktor utama yang memicu koreksi nilai tukar emas di pasar internasional dan domestik. Ia menilai bahwa penguatan nilai mata uang serta dinamika ekonomi global berpengaruh langsung terhadap harga logam mulia.

“Penurunan harga emas Antam sebesar Rp 15.000,- per gram pada Kamis pagi ini dipengaruhi oleh aksi profit taking investor global serta penguatan indeks dolar AS,” ujar Rian Pratama.

Rian Pratama pada kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa fluktuasi harian merupakan hal yang wajar dalam investasi logam mulia jangka panjang. Pihaknya menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan momentum koreksi harga sebagai peluang investasi.

“Bagi investor jangka panjang, penurunan harga ke level Rp 2.565.000,- per gram ini menjadi momentum yang cukup baik untuk melakukan akumulasi pembelian emas batangan,” tegas Rian Pratama.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasaran Logam Mulia Antam, Hendra Wijaya, pada Kamis, 8 Oktober 2026, menegaskan bahwa ketersediaan stok emas di seluruh butik resmi tetap aman terlayani. Langkah ini memastikan seluruh transaksi masyarakat berjalan lancar di tengah perubahan harga pasar.

“Kami memastikan ketersediaan pasokan emas batangan di seluruh Butik Emas Logam Mulia Antam tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Hendra Wijaya.

Hendra Wijaya turut mengimbau masyarakat untuk selalu memantau pembaruan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi jual beli. Imbauan ini disampaikan agar masyarakat mendapatkan informasi transaksi yang resmi dan terpercaya.

“Masyarakat diharapkan bertransaksi melalui saluran resmi Antam agar mendapatkan kepastian harga serta keaslian produk yang terjamin,” tambah Hendra Wijaya.

Dengan koreksi harga pada awal Oktober 2026 tersebut, pergerakan emas Antam diproyeksi masih akan terus berfluktuasi mengikuti iklim ekonomi global. Pihak pengelola butik mengimbau pembeli untuk mencermati regulasi perpajakan yang berlaku demi kenyamanan bertransaksi. (K)