Proyek Galian JARGAS Rumah Tangga di Kota Jambi Picu Kecelakaan Lalu Lintas

sekitarjambi.com – Pengerjaan proyek galian Jaringan Gas (JARGAS) rumah tangga di wilayah Kota Jambi kembali memicu insiden kecelakaan lalu lintas yang menimpa warga pada Selasa, 6 Oktober 2026. Lubang galian serta tumpukan material proyek yang kurang terpasang rambu pengaman menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh hingga harus mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Kurangnya penerangan jalan pada malam hari di sekitar lokasi galian semakin meningkatkan risiko keselamatan pengemudi yang melintas di jalur tersebut. Berdasarkan data penanganan korban di lapangan, tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut, namun tercatat seorang warga mengalami luka-luka akibat terjatuh ke dalam area bekas galian tersebut.
Kondisi tersebut langsung memicu perhatian serius dari Pemerintah Kota (PEMKOT) Jambi. Keduanya menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap kontraktor agar tidak merugikan masyarakat pengguna jalan umum.
Wali Kota Jambi, dr. Maulana, pada Rabu, 7 Oktober 2026, secara langsung turun tangan menjenguk kondisi korban yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Ia menegaskan bahwa pihak kontraktor pelaksana galian harus bertanggung jawab penuh atas insiden kecelakaan kerja dan keselamatan lalu lintas tersebut.
“Kami meminta kontraktor proyek JARGAS untuk segera menyelesaikan penutupan galian secara rapi dan menanggung seluruh biaya pengobatan korban yang mengalami luka-luka,” ujar dr. Maulana.
Pada kesempatan yang sama, dr. Maulana menuturkan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan melayangkan surat teguran keras kepada pihak pengelola proyek agar tidak mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Langkah penindakan diambil sebagai bentuk perlindungan pemerintah terhadap keselamatan serta kenyamanan seluruh warga.
“Standar keselamatan kerja harus diutamakan dan penerangan serta rambu peringatan di sekitar lubang galian wajib dipasang agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas dr. Maulana.
Atas desakan dari Pemerintah Kota Jambi, pihak kontraktor berjanji akan mempercepat proses pengurugan serta perapian badan jalan agar akses transportasi publik kembali aman dan normal. Pemantauan berkala di lapangan juga akan terus diperketat agar potensi bahaya serupa dapat diantisipasi sejak dini. (K)
