KABAR HAJI

Hujan Iringi Keberangkatan JCH KLOTER BTH 22 Provinsi Jambi ke Tanah Suci

sekitarjambi.com – Langit Kota Jambi seolah turut mengantarkan langkah suci para tamu Allah SWT menuju Tanah Suci. Hujan yang turun sejak dini hari menciptakan suasana haru dan khidmat saat Jemaah Calon Haji (JCH) KLOTER BTH 22 Provinsi Jambi akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu (17/5/2026).

Rintik hujan yang membasahi halaman Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi tidak menyurutkan semangat para jemaah dalam melakukan proses tahapan keberangkatan. Suasana dengan rintikan hujan menghadirkan kesan mendalam bagi jemaah.

Bagi sebagian jemaah, hujan yang turun di momen keberangkatan dinilai sebagai pertanda keberkahan dan doa kebaikan bagi perjalanan ibadah haji tahun ini. Salah seorang jemaah KLOTER BTH 22 Provinsi Jambi, Imran Syahyani, mengaku terharu melihat hujan yang turun tepat saat proses keberangkatan berlangsung. Menurutnya, hujan menjadi simbol doa dan rahmat dari Allah SWT untuk para tamu-Nya yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

“Walaupun keadaan cuacanya hujan dan ini merupakan berkah bagi kami yang mungkin sudah menunggu sekian tahun, lebih kurang 13-14 tahun,” tuturnya.

“Sangat bangga, terharu.  Kemudian juga bersyukur kita kepada Allah SWT yang masih memberikan kita kesehatan dan kesempatan dalam menunaikan ibadah haji ini.  Dan mudah-mudahan kami bisa menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya.

Sementara itu, jemaah lainnya yang juga tergabung dalam KLOTER BTH 22 Provinsi Jambi, Roma Iskandar juga mengungkapkan turunnya hujan saat keberangkatan jemaah menjadi pertanda keberkahan dan rahmat dari Allah SWT bagi para tamu-Nya yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci.

“Terjadinya hujan dalam setiap kegiatan itu adalah anugerah Tuhan Yang maha Esa.  Sebab air hujan ini adalah rezeki yang langsung dari atas langit yang dikirimkan untuk kita melaksanakan (ibadah haji) dalam keberkahan dan rahmat beliau, Allah SWT,” tuturnya.

Para jemaah mengaku telah mengantisipasi diri dengan perubahan cuaca yang akan terjadi antara Jambi dan Tanah Suci. Diantaranya seperti mengonsumsi air putih secara rutin setiap 30 menit sekali, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti payung, kacamata, dan masker saat berada di luar hotel. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kondisi tubuh serta membantu jemaah beradaptasi dengan cuaca ekstrem di Tanah Suci, khususnya di Kota Mekkah yang cenderung panas.

Meski diiringi rintikan hujan, PPIH Provinsi Jambi yang ada di Asrama EHA memastikan seluruh proses pelayanan keberangkatan jemaah berjalan lancar. Mulai menjalani pemeriksaan barang bawaan melalui mesin X-ray serta body checking, pengaturan koper kabin jemaah, pembagian paspor dan boarding pass, hingga proses seremonial pemberangkatan dan mobilisasi menuju bandara dilakukan secara tertib dan terorganisir.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. menginformasikan terdapat tiga jemaah KLOTER BTH 22 yang ditunda keberangkatannya karena sakit berdasarkan hasil pemeriksaan tahap ketiga oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi di Asrama EHA Provinsi Jambi. Tiga jemaah tersebut yakni Satimah Kunti asal Kabupaten Kerinci, Zuhdi Jafar Idris asal Kabupaten Tebo, dan Maryam Sintan Paman asal Kabupaten Tebo.

Sehingga jumlah jemaah KLOTER BTH 22 Provinsi Jambi yang diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 442 orang, terdiri dari 246 jemaah Kabupaten Kerinci, 105 jemaah Kota Jambi, 83 jemaah Kabupaten Tebo, 2 jemaah Kabupaten Batanghari, 4 Petugas KLOTER, seorang Tenaga Pendamping Haji Daerah/Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TPHD/TKHD), dan seorang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. mengingatkan kepada jemaah dan petugas KLOTER bahwa di tengah padatnya Kota Suci Mekkah agar untuk mengatur waktu pelaksanaan umrah wajib serta memastikan kondisi tubuh tetap terjaga.

“Jemaah haji yang datang (tiba di Mekkah) setelah selesai Maghrib atau ba’da Magrib, maka mereka melaksanakan umrah wajibnya besok pagi paling cepat pukul 10.00 WIB.  Kenapa? Karena saat ini terjadi kepadatan yang luar biasa di Kota Makkah, terutama di Masjidil Haram. Karena seluruh jemaah haji gelombang satu yang dari Madinah sudah berada di Kota Mekkah. Diperkirakan 2,5 juta manusia sudah berada di Mekkah. Oleh karena itu kepada para pimpinan KLOTER, kami harapkan untuk menjaga jemaah kita dengan sebaik-baik mungkin, terutama jemaah-jemaah haji LANSIA, disabilitas,” tegasnya.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh jemaah agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta keselamatan selama menjalankan ibadah haji hingga selamat kembali ke Tanah Air.

“Pada kesempatan ini, kami atas nama Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan ucapan selamat. Selamat atas keberangkatan Bapak/Ibu sekalian ke Tanah Suci melaksanakan ibadah haji ini. Diiringi dengan doa, mudah-mudahan selamat berangkat dari rumah dan pada saatnya nanti akan sampai ke rumah lagi selamat, sehat walafiat, sehat lahir batin, dalam keadaan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT,” tuturnya.

Dengan diberangkatkannya 442 jemaah KLOTER BTH 22 ini, maka total jemaah asal Provinsi Jambi yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci berjumlah 2.213 jemaah terdiri dari 442 jemaah KLOTER BTH 13, 443 jemaah KLOTER BTH 19, 444 jemaah KLOTER BTH 20, dan 442 jemaah KLOTER BTH 21.

Berdasarkan jadwal, setelah melakukan transit di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, para jemaah KLOTER BTH 22 diterbangkan ke Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 12.25 WIB. KLOTER BTH 22 masuk dalam gelombang kedua pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, dimana para jemaah diterbangkan langsung ke Jeddah mengenakan kain ihram, untuk selanjutnya mengikuti rangkaian ibadah umrah wajib di Mekkah.

Keberangkatan jemaah ditandai dengan penyerahan bendera merah putih oleh PPIH Provinsi Jambi melalui Wakil Gubernur Jambi, kepada Ketua KLOTER BTH 22 Provinsi Jambi, Hamdi Harmaini. (Iz)